19 Anggota DPRD Batam duduk kembali

Sekupang, BatamEkbiz.Com — Sebanyak 19 Anggota DPRD Batam periode 2009-2014 kembali duduk sebagai Anggota DPRD Batam periode lima tahun mendatang. Mereka adalah Zainal Abidin, Nuryanto, Udin P. Sihaloho, Muhammad Yunus Muda, Mesrawati Tampubolon, Bustamin, Idawati Nursanti, Rekaveni, Ganda Tiur, Helmy Hemilton, Yudi Kurnain, Muhammad Yunus (Nongsa), Ruslan Ali Wasyim, Edward Brando, Jeffry Simanjuntak, Sukaryo, Sallon Simatupang, Muhammad Musofa, dan Riky Indrakari. Penetapan calon terpilih Anggota DPRD Batam di pemilu 2014 dilakukan KPU Kepri atas nama KPU Batam di Kantor Kementerian Agama Batam di Sekupang, Selasa (13/5/2014).

“Penetapan kursi sudah final, tidak ada penetapan lagi, kecuali atas nama Mahkamah Konstitusi,” ujar Komisioner KPU Kepri, Arison.

Anggota DPRD Batam periode 2009-2014 terdiri atas 45 orang. Dari jumlah tersebut, 1 orang (Aris Hardi Halim) maju sebagai caleg DPR RI, 4 orang (Asmin Patros, Ruslan, Irwansyah dan Suwandi) maju sebagai caleg DPRD Provinsi, 6 orang (Yohannes, Riki Syolihin, Panahatan Sitorus, Djoko Martono, Nurita Aslinda, dan Siti Nurlaela) tidak mencalonkan diri lagi, dan 34 orang kembali bertarung di DPRD Batam.

Dari 34 orang yang maju kembali sebagai caleg DPRD Batam di pemilu 2014, 15 orang diantaranya tumbang. Mereka kalah dengan caleg sesama internal yang juga incumbent ataupun caleg pendatang baru.

Di dapil I, Ketua DPRD Batam, Surya Sardi kalah perebutan suara terbanyak dengan caleg internal Partai Demokrat, Mesrawati Tampubolon. Di dapil I, Partai Demokrat hanya mampu menyumbang 1 kursi dari 9 kursi yang teralokasi.

Tuahman Purba dari Partai Golkar juga kalah berebut suara terbanyak. Meski Partai Golkar mendapat 2 kursi, namun suara terbanyak ditempati caleg incumbent Muhammad Yunus Muda dan caleg pendatang baru, Ruslan.

Nasib serupa juga dialami Mawardi Harni dari PAN. Perolehan suara Anggota Komisi IV DPRD Batam ini kalah dengan Firman Ucok Tambusai, mantan Anggota DPRD Batam yang di PAW (pergantian antar waktu) oleh Partai Hanura.

Di dapil II, Tintin Yuniastuti dari PKB kalah memperoleh suara terbanyak dengan caleg pendatang baru, Aman. Begitupun Basri Harun dari Partai Hanura kalah suara dengan Uba Ingan Sigalingging, dan Eddy C. Lumawie dari PKPI gagal memperoleh kursi.

Di dapil III, Windarti Wahyuningsih dari PKB kalah suara di internal partainya dengan caleg pendatang baru, Fauzan. Begitupun Jahuin Hutajulu (Alm) dan Muhammad Yunus (Aceh) dari Partai Demokrat, perolehan suaranya masih kalah dengan sesama caleg incumbent, Muhammad Yunus (Nongsa).

Bileifman Sijabat dari PAN juga kalah memperoleh suara terbanyak dengan sesama caleg incumbent, Edward Brando. Sedangkan Diana Titik Windayati gagal melaju ke DPRD Batam karena partainya, PPP tidak mendapat jatah kursi.

Di dapil IV, Rusmini Simorangkir dari Partai Golkar dan Askan Asrul Sani dari PAN gagal meraih suara terbanyak di internal partainya. Perolehan suara kedua caleg incumbent ini kalah dengan caleg pendatang baru, Djoko Mulyono dari Partai Golkar dan Nono Hadi Siswanto dari PAN.

Di dapil V, Ericson Pasaribu dari PDIP dan Sarita Pattiasina dari Partai Demokrat juga gagal meraih suara terbanyak di internal partainya. Meski PDIP mampu meraup 2 kursi, namun Ericson hanya berada di urutan kelima perolehan suara terbanyak di internal partai.

Dalam penetapan calon terpilih Anggota DPRD Batam di pemilu 2014, PDIP berhasil meraih kursi terbanyak dengan 8 kursi. Dengan posisi tersebut, kursi Ketua DPRD Batam yang sebelumnya ditempati kader Partai Demokrat otomatis akan menjadi hak PDIP. Caleg incumbent seperti Nuryanto, Udin P. Sihaloho, dan Rekaveni, kemungkinan diantara mereka akan menjabat sebagai Ketua DPRD Batam 2014-2019.

Partai Golkar dengan 7 kursi berada di urutan kedua raihan kursi terbanyak di DPRD Batam. Dengan posisi tersebut, Partai Golkar berhak menempati kursi Wakil Ketua I yang sebelumnya ditempati kader PDIP. Zainal Abidin yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua II, kemungkinan akan menempati kursi Wakil Ketua I DPRD Batam.

Partai Gerindra dengan 6 kursi berada di urutan ketiga raihan kursi terbanyak di DPRD Batam. Dengan posisi tersebut, Partai Gerindra berhak menempati kursi Wakil Ketua II yang sebelumnya ditempati kader Golkar. Ketua DPC Gerindra Batam, Iman Sutiawan kemungkinan akan menempati kursi Wakil Ketua II DPRD Batam.

Partai Demokrat dan PAN sama-sama meraih 5 kursi DPRD Batam. Namun karena perolehan suara Partai Demokrat lebih tinggi, maka kursi Wakil Ketua III akan menjadi hak Demokrat. Caleg incumbent seperti Helmy Hemilton, Mesrawati Tampubolon, dan Muhammad Yunus (Nongsa), kemungkinan diantara mereka akan menempati kursi Wakil Ketua III DPRD Batam.

Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Batam, Suryadi Prabu mengatakan bahwa tidak ada perbedaan antara data yang dibacakan KPU Kepri dengan data panwaslu. Baik dalam penetapan perolehan suara dan kursi parpol, maupun penetapan calon terpilih Anggota DPRD Batam di pemilu 2014.

“Data KPU Kepri yang dibaca sama dengan data kita (Panwaslu),” ujarnya. (R02)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *