25 Peserta Ikuti Turnament Volly Cup SMKN 8 Batam

  • Whatsapp
Kepala SMK Negeri 8 Batam, Refio, bersama tim volly sekolahnya.

Batam – Pelaksanaan Turnament Volly Cup SMK Negeri 8 Sagulung, Kota Batam, berlangsung meriah. Sebanyak 25 peserta berpartisipasi, baik tim putra maupun putri tingkat SMP sederajat se-Kota Batam.

Dalam acara pembukaan terlihat Kepala dan Ketua Komite SMK Negeri 8 memberikan pengarahan kepada seluruh peserta turnamen yang telah mendaftarkan diri. Kepala SMK Negeri 8, Refio mengatakan, turnamen volly yang digelar SMK Negeri 8 merupakan ajang yang ketiga tahun. Meski pesertanya khusus untuk tingkat SMP sederajat, namun cukup diminati. Hal ini terlihat dari jumlah peserta yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

Muat Lebih

Bahkan sejumlah pihak ikut mendukung dalam bentuk sponsorship, seperti Hydro Coco, Teh Botol Sosro, dan Apotek Kimia Firma. Para sponsorship ini juga membuka stand pengecekan kesehatan gratis.

“Selain untuk mencari bibit pemain cabang olahraga volly, kegiatan ini sekaligus untuk memperkenalkan SMK Negeri 8 yang merupakan satu-satunya sekolah negeri di Provinsi Kepri yang memiliki kejuruan berbasis bidang kesehatan,” ujarnya, Senin (17/2/2020).

Refio menjelaskan, saat ini SMKN 8 telah memiliki tiga jurusan sejak berdiri 2017 lalu. Di antaranya Jurusan Farmasi, Instrumentasi Medik, dan Keperawatan. Tahun ini sekolah yang telah terverifikasi dan terakreditasi tersebut akan menamatkan lulusan pertamanya.

“Kalau untuk jumlah murid di SMK Negeri 8 mencapai 400-an orang,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Ketua Komite SMK Negeri 8, Saptono. Menurutnya, selain untuk menciptakan generasi muda yang lebih baik dalam cabang olahraga volly, pelaksanaan turnamen volly sudah menjadi program tahunan sekolah ini.

“Bahkan dari tahun ke tahun, minat peserta volly selalu meningkat,” katanya.

Saptono mengapresiasi kinerja dan jerih payah panitia untuk menyukseskan pelaksanaan turnamen. Saptono juga mengimbau agar para peserta dapat mengedepankan jiwa sportivitas yang tinggi dan tanpa batas. Sehingga bukan hanya mengejar gelar juara semata, namun rasa kekompakan dan kebersamaan menjadi hal utama dalam kompetisi ini.

“Kami berharap SMK Negeri 8 bisa menjadi solusi bagi generasi muda yang hendak memilih kejuruan berbasis kesehatan. Dan sekolah ini merupakan satu-satunya di Provinsi Kepri dan nomor tiga se-Indonesia yang memiliki jurusan bidang kesehatan,” katanya. (rmd)

Tinggalkan Balasan