55 Ton Kain Impor Gagal Diselundupkan ke Jakarta

Batam Centre, BatamEkbiz.Com — Batam masih rawan dijadikan sebagai daerah transit oleh para penyelundup. Beberapa kali upaya penyelundupan produk impor ke luar Batam berhasil digagalkan aparat. Tapi sepertinya para penyelundup ini tak pernah jera.

Jumat 28 Juli 2017 malam, Polda Kepri mengamankan tiga kontainer berisi 55 ton kain impor di sebuah lahan kosong dekat Sekolah Yos Sudarso Batam Centre. Barang impor itu rencanannya akan dikirim ke sejumlah perusahaan garmen di Jakarta. Kain tersebut diselundupkan seorang karyawan sebuah perusahaan penyalur bahan baku industri garmen berinisial A.

“Dia menyelundupkan kain itu atas nama perusahaan. Dari empat kontainer, tiga di antaranya berisi produk tekstil,” kata Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian.

Menurut Sam, pihaknya sudah menetapkan A sebagai tersangka. Dia diduga melakukan kejahatan mengatasnamakan perusahaan untuk kemudian dijual ke pihak lain. Aksi itu dilakukan tanpa sepengetahuan perusahaan.

A diketahui sudah tiga kali melalukan impor kain dalam jumlah besar melalui jalur resmi mengatasnamakan perusahaan tempatnya bekerja. Kain yang dibeli seharga USD1 per kilogram itu kemudian dijual sendiri.

“Jadi nilai barang ini sangat besar. Kasus masih dikembangkan untuk mencari dugaan keterlibatan pihak-pihak lain dan tersangka sudah dibawa ke Polda Kepri,” kata dia.

Hingga Jumat malam, kontainer masih berada di lokasi dengan pengamanan kepolisian. (R01)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *