Antoni Lendra Ketua Gema Minang

Mukakuning, BatamEkbiz.Com — Musyawarah Besar (Mubes) V Generasi Muda (Gema) Minang akhirnya memilih Antoni Lendra sebagai Ketua. Direktur Utama PT Batam Perdana Gemilang itu terpilih secara aklamasi dalam mubes yang berlangsung di Hotel Best Western Premier Panbil, Mukakuning pada Minggu, 26 Februari 2017.

“Seluruh kandidat sepakat untuk menetapkan Antoni Lendra alias Boni sebagai ketua,” ungkap seorang peserta mubes, Reza.

Menjelang mubes, ada tujuh kandidat yang berebut kursi Ketua Gema Minang periode 2017-2022. Selain Antoni Lendra, ada Syaiful Badri Sofyan, Eza Pendri, Roni Namba, Rio Yurisma, Rival Pribadi, dan M Ainul.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad saat membuka mubes mengatakan, Batam adalah negeri yang menjanjikan bagi banyak orang. Sehingga struktur kependudukan Batam relatif setara antar komunitas. Karena itu tak ada yang bisa mengklaim sebagai penguasa wilayah di Batam.

“Saya ingin jangan mendefinisikan sebagai orang Minang yang ada di Batam. Tapi dibalik. Orang Batam yang berasal dari Minang. Tentu ini akan berbeda. Kita harap semua potensi yang ada di Batam betul-betul berkontribusi untuk perkembangan Batam. Kita semua yang harus mengawal Batam, kita semua yang harus menjaga Batam,” ujarnya.

Pelaksana Tugas Ketua Umum Gema Minang Batam, M Al Ikhsan mengatakan, tujuh kandidat Ketua Gema Minang telah melalui empat tahapan seleksi. Di antaranya wawancara dan psikotes kepemimpinan.

Setiap calon ketua harus menghadapi delapan panelis yang merupakan senior Gema Minang. Para panelis itu berasal dari kalangan akademisi, birokrat, dan sebagainya.

“Kita juga dapat dukungan dari Kapolda lewat Karo SDM untuk lakukan psikotes kepemimpinan. Baru Gema Minang yang lakukan tahapan seperti yang kami lakukan. Mudah-mudahan ke depan semua organisasi lakukan hal serupa,” kata Ikhsan.

Ia mengatakan, sebagai panitia yang menyiapkan kader pemimpin Gema Minang, mereka komitmen untuk melaksanakan seleksi secara profesional dan adil. Bila ditemukan permainan uang dalam pemilihan ini, calon ketua akan didiskualifikasi. Dan pemilik suara yang terkait politik uang juga akan didiskualifikasi.

“Kami berharap Gema Minang ke depannya dapat memberi kontribusi dalam pembangunan Batam khususnya dan Kepri umumnya. Dan Gema Minang dapat bersinergi dengan pembangunan Kota Batam, karena lebih kurang 20 persen penduduk Batam berdarah minang,” kata Ikhsan. (R03)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *