Batam Percontohan Mall Pelayanan Publik

Nongsa, BatamEkbiz.Com — Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur mengatakan, pihaknya sedang berupaya melakukan berbagai kebijakan dan inovasi bagi kemudahan usaha dan pelayanan publik. Salah satu terobosannya adalah dengan merealisasikan terbentuknya mall pelayanan publik.

Ada tiga kota yang dinilai siap menerapkan mall pelayanan publik, yakni Batam, Surabaya dan DKI Jakarta. Ketiganya sudah dalam tahap pengkonsepan dan diharapkan dalam tahun ini sudah dapat diterapkan.

“Dalam tahun ini harus diterapkan di tiga kota itu, karena pelayanan publik harus memberikan kemudahan kepada rakyat. Kalau terpisah pisah, sudah pasti rakyat yang direpotkan,” ujarnya saat berdialog dengan kalangan pengusaha dan akademisi Batam dan Kepri dalam kunjungan kerjanya ke Kota Batam, Jumat, 10 Maret 2017.

Asman menjelaskan, pembentukan mall pelayanan publik bertujuan agar segala urusan yang terkait perizinan atau pun pelayanan lain dapat berada dalam satu tempat. Dengan demikian masyarakat mudah dalam mengurus keperluan pelayanan. Disebutkan, dalam mall pelayanan publik akan diisi oleh semua jenis pelayanan, mulai dari kependudukan, pembuatan e-KTP, pertanahan, imigrasi dan lainnya.

Ia mencontohkan, pengusaha di Batam dibuat resah dengan adanya tumpang tindih pelayanan antara Pemko Batam dengan BP Batam. Diharapkan dengan adanya mall pelayanan publik, para pengusaha dan investor mendapatkan kemudahan perihal perizinan, sehingga daerah tersebut dapat menjadi lebih maju lagi.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menyatakan, persolanan dualisme yang ada di Kota Batam harus segera dicarikan solusinya. Agar pelayanan menjadi lebih mudah dan cepat.

“Mencari solusi akan lebih baik ketimbang harus mencari siapa yang benar maupun siapa yang salah. Kita semua harus cari mudah bukan malah cari susah, intinya mudah,” pungkasnya. (R03)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *