BC Batam Musnahkan Barang Selundupan

Nongsa, BatamEkbiz.Com — Bea dan Cukai Batam memusnahkan barang-barang selundupan hasil pencegahan di wilayah Batam. Pemusnahan barang sitaan senilai Rp1,18 miliar itu dilakukan di PT Desa Air Kargo Kawasan Pengelolaan Libah Industri (KPLI) Kabil Batam, Selasa, 14 Maret 2017.

Kabid Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Bea dan Cukai Batam, Yosef Hendriansah menjelaskan, barang yang dimusnahkan di antaranya barang kena cukai, berupa minuman mengandung etik alkohol berbagai merek sebanyak 330 botol atau 239 liter. Dalam kemasan kaleng 7.390 buah atau sebanyak 2.218 liter.

Selain itu, barang kena cukai berupa hasil tembakau rokok berbagai merek sebanyak 2.248.700 batang, makanan, dan minuman ringan yang sudah kadaluwarsa sebanyak 40.571 kilogram. Ada juga kosmetik berbagai merek sebanyak tujuh koli, sarden yang sudah kadaluarsa sebanyak 50 karton, pakaian bekas sebanyak 12.555 kilogram, beras dalam kondisi busuk sebanyak 38.150 kilogram dan gula dalam kondisi busuk sebanyak 18.000 kilogram.

“Barang yang dimusnahkan ini tidak dapat dihibahkan, karena tidak layak lagi dikonsumsi,” katanya.

Kepala Bidang Pelayanan dan Fasilitas Bea dan Cukai Tipe B Batam, R Evendi mengatakan, selama ini pihaknya telah banyak melakukan penindakan dalam bidang kepabean dan cukai. “Berbagai upaya untuk mengurangi penyelundupan demi menyelamatkan uang negara sudah kami lakukan. Upaya ini juga untuk memberikan perlindungan masyarakat dari masuknya barang-barang ilegal dan berbahaya,” katanya.

Barang-barang hasil sitaan tersebut, dalam beberapa waktu setelah melalui sebuah proses akan setatusnya akan menjadi barang milik negara (BMN). “Barang-barang itu bisa dilelang, dihibahkan, atau dimusnahkan sesuai dengan kondisinya. Itu berdasarkan keputusan Menteri Keuangan,” kata Evendi. (R01)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *