Bintan Deklarasikan Perang Melawan Hoax

BINTAN — Pemerintah Kabupaten Bintan dan Polres Bintan mendeklarasikan perang melawan hoax dan ujaran kebencian (hate speech). Deklarasi itu juga diikuti sejumlah elemen masyarakat. Mereka menganggap hoax dan ujaran kebencian telah memporak-porandakan persatuan dan kesatuan.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bintan Karya Harmawan mengatakan, mewabahnya konten palsu (hoax) dan berbagai ujaran kebencian hingga menjadi polemik di masyarakat tidak bisa dipungkiri. Hoax dan ujaran kebencian itu membanjiri media sosial dan membuat orang tua, muda, remaja, bahkan anak-anak, semuanya hampir terpecah karena hal ini.

“Mulai dari pemerintah pusat sampai daerah harus sepakat dan komitmen untuk membasmi hoax. Berbagai peraturan yang telah ada, bahkan yang baru dibuat, harus dapat kita terapkan bersama” katanya dalam deklarasi yang dihadiri Sekda Bintan Adi Prihantara, Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang, Wakapolres Bintan Kompol Dandung Putut Wibowo dan sejumlah elemen masyarakat di Aula Kantor Bupati Bintan, Jumat 16 Maret 2018.

Hoax dan ujaran kebencian memang telah menjadi ungkapan harian yang terjadi di masyarakat, khususnya pengguna akun jejaring sosial. Tahun 2017 bahkan disebut sebagai tahun yang penuh dengan kasus dari konten palsu dan ujaran kebencian.

Sekda Bintan menuturkan, tujuan utama yang harus dirangkum dalam deklarasi ini adalah menangkal hoax dan ujaran kebencian. Menurutnya, dalam Islam, hoax bisa dikategorikan sebagai suatu fitnah, sedangkan ujaran kebencian sama halnya dengan cerminan akhlak tercela (mazmumah).

“Masyarakat kita harus cerdas, bukan berarti sekarang tidak cerdas, tapi harus lebih cerdas lagi. Tidak bisa kita mendengar informasi kemudian langsung kita ambil kesimpulan. Hoax itu jangan sampai menjadi momok, kita yang harus cerdas memilah dan melihat informasi yang berkembang,” katanya.

Deklarasi ditandai dengan pengucapan ikrar bersama melawan hoax dan ujaran kebencian secara serentak oleh seluruh peserta yang hadir. Deklarasi ini sebagai wujud konsistensi masyarakat Bintan secara umum untuk memberantas hoax dan melawan segala bentuk ujaran kebencian yang selama ini menjadi pemicu perpecahan. (hms)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *