Bisnis Perhotelan Batam Masih Suram

Jodoh, BatamEkbiz.Com — Tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepri periode Januari-November 2017 mencapai 1,82 juta atau naik sekitar 6,29 persen dibanding tahun sebelumnya dengan 1,71 juta kunjungan. Meski begitu, rata-rata lama menginap tamu asing di hotel berbintang pada November 2017 justru turun 0,26 poin dibanding sebelumnya.

Menurut pemerhati pariwisata Batam, Jimmy, menurunnya rata-rata lama menginap tamu asing di hotel berbintang menunjukkan masih lesunya bisnis perhotelan. Apalagi akhir-akhir ini semakin banyak bermunculan hotel-hotel baru. Pertumbuhan ini tak sebanding dengan peningkatan wisatawan. Tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Kepri pada November 2017 rata-rata hanya 58,35 persen.

“Hotel makin banyak, sementara jumlah wisatawan yang datang tidak signifikan,” katanya di Jodoh, Kamis 18 Januari 2018.

Menurut Jimmy, lesunya bisnis perhotelan sudah berlangsung sejak beberapa tahun ke belakang. Meski demikian, pembangunan hotel baru terus menggeliat. Belum lagi ekspansi yang dilakukan hotel-hotel berbintang untuk memperluas jangkauan.

“Persaingan hotel di Batam semakin ketat dengan persebaran yang terpusat di beberapa kawasan saja. Sayangnya kenaikan suplai tersebut tidak diimbangi dengan kenaikan permintaan, sehingga menggerus harga rata-rata per kamar,” katanya.

Jumlah kunjungan wisman secara kumulatif terbesar ke Kepri dari pintu masuk Kota Batam, yaitu sebanyak 1.314.417 kunjungan (72,38 persen). Kemudian diikuti dari pintu masuk Kabupaten Bintan, Kota Tanjungpinang, dan Kabupaten Karimun. (R03)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *