Citra Tubindo dan Ciputra Bangun Cintra Aerolink Batam

Kabil, BatamEkbiz.Com — Citra Aerolink Batam di Kabil Integrated Industrial Estate (KIIE) Batam mulai dibangun, ditandai dengan ground breaking pada Kamis 26 Oktober 2017 di Kabil. Pembangunan Citra Aerolink merupakan kerja sama antara PT Ciputra Residence dengan Kabil Citra Nusa. Hadir dalam acara itu Gubernur Provinsi Kepri Nurdin Basirun, Wali Kota Batam Muhammad Rudi, Presiden Direktur Citra Tubindo Kris Wiluan, dan Presdir PT Ciputra Residence, Budiarsa Sastrawinata.

Kris Wiluan mengatakan bahwa Citra Aerolink merupakan kawasan jasa, komersial, dan convention. Melalui kerja sama ini ia berharap dapat mendukung pemerintah dalam meningkatkan perekonomian Batam.

Dengan pelantikan Ketua baru Badan Pengusahaan (BP) Batam, sebagai pelaku usaha ia optimistis dan akan ikut berpartisipasi untuk mengembalikan ekonomi Batam menjadi 7 persen. Ia juga mengungkapkan bahwa lokasi Citra Aerolink sangat strategis, karena dekat dengan pelabuhan dan bandara. Citra Aerolink juga menawarkan beberapa kelebihan infrastruktur, di antaranya penyediaan energi, fiber optic, dan keamanan.

“Citra Aerolink Batam akan menyediakan kebutuhan pelaku industri dengan pengembangan area komersial bisnis yang terintegrasi antara logistic dan office dan letaknya dekat dengan bandara dan pelabuhan. Melalui pelabuhan sudah bisa mengirim barang ke seluruh dunia,” sebutnya.

Budiarsa Sastrawinata menambahkan bahwa industri Kabil merupakan objek vital nasional. Diperkirakan untuk tahap pertama pembangunan akan selesai pada pertengahan 2018 mendatang.

Sementara itu Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan, investor tidak mau izin yang berbelit-belit. Saat ini mereka memiliki niat yang sama untuk membangun Batam.

“Baru kemarin kita berdialog bersama dan hari ini langsung dibuktikan dengan dimulainya pembangunan Citra Aerolink. Ternyata yang memiliki uang itu menunggu kapan mereka bisa memulai investasi,” katanya.

Saat ini, menurut Rudi, ada sekitar lima pelaku usaha yang mengajukan izin untuk pembangunan hotel maupun apartement. Jika pembangunan tersebut berdampak pada meningkatnya ekonomi Batam, maka izin tersebut akan diberikannya. Dengan adanya pembangunan baik hotel ataupun mall maka akan berdampak pada terserapnya tenaga kerja di Batam.

“Dua tahun ekonomi Batam kembali naik 7 persen, kalian siap? Itu kata Pak Menteri Perekonomian. Saya dan Pak Lukita jawab siap. Untuk masalah transformasi dari FTZ ke KEK kan sudah selesai. Sekarang yang penting bagaimana ekonomi bisa hidup kembali dan lapangan kerja terbuka,” sebutnya.

Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun yang hadir dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Citra Aerolink Batam mengapresiasi kerjasama tersebut. Baginya ini langkah awal untuk hidupnya kembali perekonomian di Kota Batam. Letak Batam yang strategis sangat tepat bagi pelaku usaha untuk berinvestasi di Batam. (hms)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *