Dukungan ratusan anggota dadakan menangkan Jadi Ketua Kadin

Batam Centre, BatamEkbiz.Com — Musyawarah Kota (Mukota) VI Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam kali ini terasa spesial. Perebutan Ketua yang akan menjabat periode 2015-2020 disinyalir penuh intrik.

Pemilihan Ketua Kadin berlangsung di Lantai III Gedung Sumatra Convention Centre (SCC) Batam Centre, Kamis (26/2/2015). Tiga kandidat, yaitu Jadi Rajagukguk, Paulus Amat Tantoso, dan Abdul Razak bersaing memperebutkan pucuk pimpinan.

Menjelang Mukota, Paulus mencium aroma intrik dan kecurangan yang diduga dilakukan kandidat lain. Indikasinya, membengkaknya jumlah Anggota Kadin Batam atau pemilik suara dari 1.062 menjadi 2.039 orang.

“Ada penggelembungan jumlah Anggota Kadin musyawarah, mobilisasi dari salah satu calon,” tudingnya.

Paulus membeberkan, data peserta Mukota Kadin Batam per 16 Februari adalah 982 perusahaan ditambah 80 anggota Kadin. Namun sehari setelah itu, tiba-tiba ada pembengkakan hingga mencapai 2.039 peserta.

“Ini tidak wajar,” katanya.

Setelah melalui perdebatan alot dan seleksi ketat menjelang pemilihan, pembengkakan jumlah peserta akhirnya bisa ditekan. Namun tidak bisa seluruhnya, masih ada hampir 400 peserta dadakan yang berhasil lolos dan mengantongi hak suara.

Ketua Panitia Mukota Hetdin Manurung mengungkapkan, berdasarkan hasil pemilihan, Jadi Ragukguk akhirnya menang. Jadi berhasil unggul dan memperoleh suara terbanyak dibanding dua kandidat lainnya.

“Jadi Rajagukguk meraih 834 suara, Paulus Amat Tantoso 486 suara, dan Abdul Razak 71 suara,” ungkapnya.

Kemenangan Jadi Rajagukguk di Mukota Kadin Batam ini sudah diprediksi banyak pihak. Pemilik Panbil Grup Johanes Kennedy diduga memiliki andil besar bagi kemenangan kandidat dengan visi meningkatkan daya saing dan menciptakan wirausaha ini.

Saingan Jadi adalah Paulus Amat Tantoso yang memiliki visi memajukan Kadin Batam melalui penguatan usaha, kerjasama dengan beberapa lembaga sertifikasi, dan mendorong partisipasi mahasiswa menjadi pengusaha. Sedangkan Abdul Razak dengan visinya mewujudkan Kadin sebagai wadah dan wahana komunikasi, informasi, representasi, konsultasi, fasilitasi dan advokasi bagi pengusaha di Kota Batam ini, dari awal kurang diperhitungkan. (R05)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *