Ekonomi Melemah, Warga Banyak Menganggur

Batam Centre, BatamEkbiz.Com – Ekonomi Batam dinilai semakin melemah dan daya beli masyarakat di Batam terus menurun. Keadaan ini tidak terlepas dari pengangguran yang terus bertambah dan perusahaan industri di Tanah melayu ini pun belum menunjukan tanda-tanda ada perbaikan dari investasi dan usaha.

BP Batam sebagai motor penggerak ekonomi dengan pelbagai kewenangan dan kebijakan yang bisa menentukan kemajuan bisni di Batam tak kunung memberikan nilai tambah. Selain itu BP Batam selalu berjanji akan mendatangkan investor asing. Faktanya, roda industri di Batam tidak kunjung berubah dan malah semakin menyakitkan bagi warga Batam.

Masalah yang dirasakan oleh masyarakat Batam saat ini, adalah harga kebutuhan pokok yang mahal dan lapangan pekerjaan yang terus hilang. Pencari kerja pun semakin meningkat dengan adanya pendatang baru yang datang dari daerah lain ke Batam. sehingga pengangguran pun tidak bisa terbendung lagi.

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja, Rudi Sakyakirti jumlah lapangan pekerjaan saat ini menurun. Industri di Kota Batam yang membuka lowongan sifatnya hanya penyisipan. Paling banyak sekitar 20-50 orang per perusahaan,”

Rudi menambahkan, salah satu banyaknya pengangguran karena banyaknya yang pendatang baru dengan kondisi lapangan pekerjaan yang terbatas, dampaknya lowongan-lowongan yang ada dijejali oleh ribuan pelamar.

“Warga daerah lain yang datang ke Batam tidak bisa dilarang, namun, saran saya sebaiknya datang ke Batam dengan skil, bukan sekadar berbekal ijazah,” harap Rudi di sela-sela acara Garuda Indonesia Travel Fair (GITF) di Mega Mall Batam Centre.

yud/net.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *