Hadir di Batam, MPM Finance Tawarkan Pembiayaan Cepat dan Mudah

Batam Center, BatamEkbiz.Com – PT Mitra Pinasthika Mustika (MPM) Finance membuka kantor cabang baru di Komplek Ruko Raflesia, Batam Centre, Kota Batam, Senin 7 Agustus 2017. Pembukaan kantor cabang ke-83 ini dilakukan secara resmi oleh Direktur Utama MPM Finance Johny Kandano.

Perusahaan yang telah mengantongi lisensi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini menawarkan pembiayaan yang mudah, cepat, dan nyaman kepada seluruh konsumen. Adapun pelayanan pembiayaan yang ditawarkan meliputi kepemilikan kendaraan bermotor, pemenuhan modal kerja, perjalanan wisata, pendidikan, pernikahan, hingga pengadaan mesin dan alat-alat berat. MPM Finance memiliki jaringan yang luas dan terus mengembangkan payment point guna memudahkan pembayaran angsuran.

“Kini pembayaran angsuran dapat dilakukan di seluruh jaringan Indomaret, Alfamart, Lawson, Pos Indonesia, ATM BCA, dan Tokopedia,” ujar Johny.

Menurutnya, pembukaan kantor cabang di Batam ini merupakan bagian dari target pembukaan lima kantor cabang baru MPM Finance di seluruh Indonesia selama tahun 2017. Dia berharap pembukaan kantor cabang baru ini dapat meningkatkan kualitas layanan MPM Finance serta mewujudkan komitmen perusahaan untuk memberikan pelayanan pembiayaan terbaik dengan berbagai kemudahan, kecepatan, serta kenyamanan pada seluruh konsumennya.

“Salah satu upaya untuk memenuhi komitmen tersebut adalah dengan terus memperluas jaringan agar dapat memenuhi kebutuhan pasar jasa keuangan,” jelasnya.

Seiring dengan transisi Batam dari FTZ menjadi KEK, lanjut Johny, kebutuhan produk jasa keuangan di kota semakin meningkat. Hal inilah yang mendasari pemilihan Batam sebagai lokasi jaringan baru MPM Finance.

MPC Finance berkesempatan untuk memenuhi kebutuhan tersebut melalui berbagai produk unggulannya untuk konsumen individu maupun korporasi dengan suku bunga yang kompetitif, limit pembiayaan bersaing, dan jangka waktu pembayaran yang beragam.

Hingga Juni 2017, MPM Finance mencatat kenaikan 40 persen year on year (yoy) dalam jumlah new booking yang didorong oleh kenaikan signifikan di pembiayaan roda empat, juga pembiayaan tambahan melalui pinjaman sindikasi untuk mendukung pertumbuhan portofolio.

“Laba perusahaan juga naik menjadi Rp48 milliar disamping tingkat non-permoming loan (NPL) yang sehat di 2,6 persen,” pungkasnya. (suradi)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *