HUT ke-17, DPRD Batam Bangun Harmoni dalam Kebersamaan

Batam Center, BatamEkbiz.Com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17, DPRD Kota Batam menggelar beragam kegiatan. Di antaranya dialog interaktif, pertandingan tenis meja, pameran foto bersama Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kepri, dan pameran lukisan bersama Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.

Mengawali rangkaian HUT ke-17, DPRD Batam menggelar dialog interaktif yang dihadiri Ketua DPRD Batam Nuryanto, Kepala Kadin Batam Jadi Rajagukguk, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri Ramon Damora, Direktur Politeknik Batam, Dekan Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta, dan sejumlah Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD).

Nuryanto mengatakan, dilaksanakan rangkaian acara ini bertujuan untuk meningkatkan silahturahmi dan membangun harmoni antar seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat Kota Batam. Dengan tema “Harmoni dalam Kebersamaan” mengandung makna keharmonisan masyarakat yang berbeda latar belakang suku, agama, dan budaya tetapi tetap saling menghormati, sehingga tercipta kesejukan dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam dialog interaktif , para tokoh masyarakat meminta agar tidak ada lagi kendala lahan dalam membangun sekolah. Nuryanto berjanji akan memprioritaskan setiap keluhan dari masyarakat.

Untuk pameran seni rupa yang bekerja sama dengan ISI Yogyakarta, kegiatan ini telah dilaksanakan dari 14 Oktober dan akan berlangsung sampai 31 Oktober. Dekan Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta, Dr Suastiwi mengatakan, saat ini keberadaan seni tradisi masih dipandang sebelah mata dan belum mendapat apresiasi yang cukup dari masyarakat. Padahal era ekonomi kreatif memberi peluang untuk mengangkat seni tradisi.

“Seni tradisi menjadi aset bagi pengembangan ekonomi kreatif,” katanya.

Tampil sebagai pembicara dalam dialog tersebut, Ketua Kadin Batam Jadi Rajagukguk, Direktur Politeknik Negeri Batam Prof Dr Priyono Eko Sanyoto, Ketua PWI Kepri Ramon Damora, serta Ketua DPRD Batam Nuryanto.

Nuryanto menyebutkan harmoni dalam kebersamaan itu sangat penting di tengah ujian melesunya ekonomi yang menimpa Batam. Meski penduduk Batam sedikit, tetapi semua suku ada, harmoni dengan kebersamanan yang utuh harus tetap dijaga.

Ia berharap ada Peraturan Pemerintah (PP) dalam mengatur hubungan kerja antara BP dan Pemko Batam. Secara otomatis DPRD akan membarengi harmoni dalam kebersamaan.

“Seharusnya Pemko, BP Batam, dan DPRD sudah bersatu dalam penyelenggaraan pemerintahan. Kami berharap dengan pergantian Kepala BP Batam, kondisi bisa berubah menjadi lebih baik,” katanya. (suradi)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *