Inilah Pemenang Lomba Menulis Anugerah Pesona Bahari 2016

Jakarta, BatamEkbiz.Com — Menteri Pariwisata Arief Yahya memberikan penghargaan kepada wartawan pemenang Lomba Menulis Wisata Bahari. Penganugerahan piala “Anugerah Pesona Bahari” itu digelar di Balairung Soesila Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kantor Kementerian Pariwisata, Selasa, 30 Agustus 2016 malam.

Lomba menulis wisata bahari berhadiah total Rp500 juta ini diikuti 367 artikel yang terbit di media masing-masing. Artikel itu dinilai para dewan juri yang terdiri dari Didien Junaedy (Ketua GIPI/Sekjen Gahawisri), Raymond T Lesmana (Praktisi Bahari), Prof Krishna Nur Pribadi (Dosen/Akademisi), Arifin Hutabarat (Media), dan Esthy Reko Astuty (Pemerintah/Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata).

Hasil seleksi dewan juri, menetapkan 15 pemenang dengan kategori berikut. Media cetak surat kabar 5 pemenang (Juara I, II, III, Harapan I, dan II), Media cetak majalah 5 pemenang, dan Media Online 5 pemenang. Setiap pemenang mendapatkan uang tunai dan piala Menteri Pariwisata. Sedangkan satu pemenang untuk kategori best of the best adalah yang mendapatkan nilai tertinggi dari ketiga kategori tersebut. Juara I mendapat hadiah uang tunai Rp40 juta, juara II Rp30 juta, juara III Rp20 juta, Harapan I Rp10 juta, dan Harapan II Rp5 juta.

Untuk kategori media online, Juara I dan II diraih kompas.com dengan judul “Mengintip Potensi Bawah Laut di Nusa Penida” (I Nengah Muliarta), “Magnet Wisata Bahari di Tapal Batas Itu Bernama Miangas” (Ronny Adolof), dan Juara III diraih beritakepri.com dengan judul “Serasan, Pendar Terpendam di Ujung Utara” (Edi Sutrisno).

Untuk kategori koran, juara 3 sampai juara 1 masing-masing diraih oleh Iis Zatnika dari Harian Media Indonesia dengan judul ‘Jamuan Alam di Teluk Triton’, Winda Destiana dari Harian Republika dengan judul ‘Mengejar Bono’ dan Ami Hermawan dari Media Koran dengan judul ‘Cantiknya Tanjung Kelayang Wisman Pun Mabuk Kepayang’. Sedangkan Juara Harapan I diraih wartawan Koran Sindo Batam, Fadhil dengan tulisan berjudul “Wisata Dasar Laut Pulau Abang, Punya Blue Coral, Sering Diselami Wisman dan Artis”.

Untuk kategori majalah, juara 3 sampai juara 1 masing-masing diraih oleh Yogi Wirawan dari Majalah Travel Club dengan judul ‘Gugusan Pulau Kecil Nan Cantik, Bernama Pulau Pengabatang’, Lukmanul Hakim dari Travel Club dengan judul ‘Tanjung Lesung Pantai Istimewa di Ujung Jawa’ dan Titik Kartitiani dari National Geographic dengan judul ‘Menumpang Pinisi Menghampiri Banggai’.

Penghargaan ini meruapakan kedua kalinya digelar Kementerian Pariwisata, sebagai apresiasi terhadap karya tulis para wartawan yang iktu mempromosikan kepariwisataan nasional. Selain itu, kegiatan ini juga digelar dalam rangka mendukung target kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan pergerakan 275 juta wisatawan nusantara di tanah air pada 2019 mendatang.

Menteri Arief mengatakan, potensi wisata bahari Indonesia sangat besar, namun belum menghasilkan kunjungan wisman yang maksimal. “Saat ini hanya sekitar 1 juta wisman yang melakukan wisata bahari. Kita harapkan akan naik 4 kali lipat pada 2019 mendatang. Untuk itu, perlu promosi yang gencar, di antaranya melalui lomba menulis yang diikuti para wartawan seluruh Indonesia,” katanya.

Menurut Arief, kegiatan lomba ini untuk memacu para wartawan lebih sering lagi menulis tentang pariwisata Indonesia, khususnya wisata bahari. Lomba menulis wisata bari antar wartawan se-Indonesia ini juga sebagai sarana promosi yang efektif.

Melalui tulisan para wartawan, potensi wisata bahari yang dimiliki Indonesia akan lebih menggaung. Daerah tujuan wisata bahari yang tersebar di seluruh pelosok tanah air juga dapat terpromosikan.

“Kegiatan ini diharapkan juga bisa meningkatkan peran wartawan media massa nasional maupun daerah secara berkesinambungan, menjadikan informasi pariwisata sebagai rubrik yang selalu dinanti oleh masyarakat Indonesia dan dunia internasional,” kata Arief.

Ketua Panitia Lomba, Tri Wibowo mengatakan, lomba menulis wisata bahari ini selaras dengan konsep nawacita. Presiden Joko Widodo salah satunya menitikberatkan pada pembangunan maritim Indonesia.

“Lomba ini diharapkan menjadi momentum untuk membangkitkan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Menuju kesana, perlu dibangkitkan dulu semangatnya di dalam negeri melalui tulisan di media massa, agar masyarakat tergugah,” katanya.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *