Kasus BPN, Polda Kepri Tunggu Saksi Ahli

Nongsa, BatamEkbiz.Com — Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri masih menunggu saksi ahli perpajakan yang akan disiapkan KPK untuk melengkapi berkas dugaan korupsi oknum pegawai BPN Batam yang merugikan negara sekitar Rp1,5 miliar.

“Berkas tambahannya belum. Kan saksi ahli perpajakannya belum ada. Kami masih menunggu KPK,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri Kombes Pol Budi Suryanto, Rabu, 8 Maret 2017.

Berdasarkan gelar perkara antara Polda Kepri, JPU Kejati Kepri bersama KPK di Kantor KPK Jakarta disepakati bahwa kasus korupsi BPN Batam dengan tersangka BS akan dilengkapi dengan keterangan saksi ahli perpajakan yang akan disiapkan oleh KPK.

“Mudah-mudahan cepat, sehingga kasusnya bisa P-21. Tinggal menunggu dilengkapi dari saksi perpajakan saja,” katanya.

Tersangka BS sendiri sudah diamankan petugas Polda Kepri pada 2 November 2016 atas sangkaan tindak korupsi pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan (BPHTB) PT Karimun Pinang Jaya senilai Rp1,5 miliar. Uang yang seharusnya disetor ke kas negara tersebut tidak disetorkan oleh tersangka, meski pihak pengurus BPHTB sudah membayar biaya. (R01)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *