Kasus Penerimaan 825 Satpol PP Batam Murni Penipuan

Batam Centre, BatamEkbiz.Com — Meski terkesan lamban, penegak hukum akhirnya mulai bergerak mendalami kasus penerimaan 825 anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam. Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam sudah berkoordinasi dengan Polresta Barelang untuk mendalami kasus yang disinyalir menyalahi prosedur dan menggunakan uang pelicin ini.

“Ada yang sudah membuat laporan ke polisi, karena dijanjikan (jadi pegawai) dan telah memberikan sesuatu, namun tak terpenuhi. Ini murni sebagai penipuan,” kata Kasi Intel Kejari Batam Andri Tri Wibowo kepada wartawan, Kamis (7/4/2016).

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Yoga Buanadipta Ilafi membenarkan adanya laporan dari para korban yang merasa dirugikan dalam kasus penerimaan anggota Satpol PP Batam. Pelapor mengaku sudah memberikan uang hingga puluhan juta rupiah untuk menjadi tenaga harian lepas Satpol PP.

“Pelapor sudah mengeluarkan uang Rp30 juta, tapi tidak juga menjadi pegawai seperti dijanjikan,” kata Yoga, kemarin.

Menurut Yoga, saat ini sudah enam orang saksi diperiksa dalam kasus penerimaan ratusan anggota Satpol PP itu. Proses penerimaan disinyalir menyalahi aturan.

Terpisah, Kepala Satpol PP Kota Batam Hendri belum bisa dikonfirmasi terkait dugaan penipuan dalam penerimaan ratusan anggota Satpol PP tahun lalu tersebut. Ia mengaku sedang sibuk melakukan penggusuran. (R05)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *