KPI rekomendasikan kemudahan perizinan penyiaran perbatasan

Baloi, BatamEkbiz.Com — Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) telah merekomendasikan kemudahan-kemudahan dalam perizinan pendirian lembaga penyiaran di wilayah perbatasan. Rekomendasi ini sudah dilayangkan KPI bersama Kominfo ke pihak terkait, sejak tahun lalu.

“Saat ini masih dalam proses,” ungkap Komisioner KPI, Nina Mutmainnah dalam kegiatan literasi media se-Provinsi Kepri di Universitas Internasional Batam (UIB), Rabu (10/4/2013).

Kemudahan perizinan ini, jelas Nina, untuk mendorong lahirnya media-media penyiaran, seperti radio komunitas di wilayah perbatasan. Agar dapat menahan laju informasi yang masuk melalui siaran asing, di wilayah perbatasan.

Nina mengakui, masih terdapat masalah di penyiaran perbatasan. Sayangnya, hingga saat ini KPI tidak masuk dalam badan yang mengatur perbatasan.

Meski demikian, KPI berkomitmen untuk memfokuskan pada penyiaran perbatasan. Karena besarnya masalah, tidak hanya blank spot, tapi juga siaran-siaran luar negeri yang masuk.

“Dan itu kita khawatirkan bisa menggerus nasionalisme. Kami berharap lembaga-lembaga penyiaran publik yang menjadi ujung tombak penyiaran di wilayah perbatasan,” pungkasnya. (R02)