Kursi Caleg DPRD Batam terancam mutasi

Sekupang, BatamEkbiz.Cm — Rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri molor. Rencananya, Selasa (29/4/2014) KPU Provinsi Kepri mengirimkan rekapitulasi hasil penghitungan suara seluruh kabupaten/kota ke KPU pusat. Namun hingga 18.30 WIB, rekapitulasi hasil penghitungan suara untuk tingkat Kota Batam belum tuntas.

“Rekapitulasi Batam masih berlangsung, belum selesai seluruhnya. Mungkin besok (hari ini), kami baru bisa mengirimkan rekapitulasi tingkat Provinsi Kepri ke KPU pusat,” ungkap Ketua KPU Provinsi Kepri, Said Sirajuddin.

Molornya rekapitulasi hasil penghitungan suara ini disinyalir akibat alotnya pencocokan hasil perolehan suara partai politik (parpol) dan calon legislatif (caleg) di tingkat Kota Batam. Mengingat sebelumnya, pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara di Kota Batam sempat ricuh, akibat adanya perubahan hasil penghitungan suara sejumlah caleg. Jika tidak ada perbaikan, kursi sejumlah caleg DPRD Kota Batam bisa mutasi ke caleg lainnya, baik internal ataupun lain partai.

Di dapil I, Kecamatan Batuampar dan Bengkong contohnya, perolehan suara Demokrat melonjak dari 10.281 menjadi sekira 12 ribu suara dalam pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat Kota Batam. Perebutan 1 kursi antara Mesrawati Tampubolon dan Surya Sardi kembali memanas.

Berdasarkan rekapitulasi hasil penghitungan suara ulang sebelumnya, terdapat 79.021 suara sah di dapil I. PDIP memperoleh suara tertinggi di dapil I dengan 15.387 suara dan diperkirakan mendapat 2 kursi DPRD Batam. Suara terbanyak di internal partai diraih Nuryanto dengan 5.402 suara dan Udin P. Sihaloho dengan 3.363 suara.

Golkar memperoleh suara tertinggi kedua dengan 14.893 suara dan diperkirakan mendapat 2 kursi. Suara terbanyak diperoleh Muhammad Yunus Muda dengan 3.596 suara dan Ruslan 2.916 suara.

Demokrat memperoleh suara tertinggi ketiga dengan 10.281 suara dan diperkirakan hanya mendapat 1 kursi. Suara terbanyak diperoleh Mesrawati dengan 2.773 suara, unggul 22 suara dibanding Surya Sardi yang hanya memperoleh 1.751 suara.

Jika perolehan suara Demokrat melonjak hingga dua ribu suara, maka akan terjadi perubahan caleg yang memperoleh suara terbanyak. Kemungkinan ini terjadi karena masih berambisinya Surya Sardi untuk merebut kursi yang akan jatuh ke caleg internal lainnya, Mesrawati Tampubolon.

Gerindra memperoleh 7.374 suara (1 kursi), dengan suara terbanyak adalah Harmidi 1.694 suara. Hanura mendapat 6.269 suara (1 kursi) dengan suara terbanyak adalah Bustamin 2.148 suara.

PAN memperoleh 6.909 suara (1 kursi), dengan suara terbanyak Firman Ucok Tambusai 1.682 suara. PPP mendapat 4.550 suara (1 kursi) dengan perolehan suara terbanyak diraih Idawati Nursanti 1.669 suara.

Sementara PKB memperoleh 4.468 suara, Nasdem 2.857 suara, PKS 2.852 suara, PBB 2.152 suara dan PKPI 1.029 suara. Kelima parpol ini diperkirakan tidak mendapat alokasi 9 kursi DPRD Kota Batam dari dapil I.

Di dapil II, Kecamatan Lubukbaja dan Batamkota, berdasarkan rekapitulasi hasil penghitungan suara ulang terdapat 105.951 suara sah. Dengan alokasi 12 kursi, maka bilangan pembagi pemilih (BPP) dapil II adalah 8.829 suara.

PDIP memperoleh suara tertinggi dengan 17.893 suara dan diperkirakan mendapat 2 kursi DPRD Batam. Suara terbanyak di internal partai diraih Rekaveny dengan 4.845 suara dan Ganda Tiur dengan 2.537 suara.

Namun dalam pleno KPU Kota Batam, terjadi perubahan perolehan suara Bommen Hutagalung. Perolehan suara caleg nomor urut 2 ini naik 1.200 suara, dari 1.401 menjadi 2.601 suara.

Sementara suara partai PDIP berkurang 1.200 suara, dari 4.530 suara menjadi 3.330 suara. Posisi Ganda Tiur sebagai peraih suara terbanyak dan kursi kedua di internal partai terancam, mutasi ke Bommen Hutagalung.

Golkar memperoleh 16.143 suara dan diperkirakan mendapatkan 2 kursi. Suara terbanyak diraih Hendra Asman dengan 5.150 suara dan Ides Mardi dengan 2.027 suara.

Hanura memperoleh 13.079 suara (1 kursi) dengan suara terbanyak Uba Ingan Singalingging 2.943 suara. Gerindra memperoleh 11.746 suara (1 kursi), dengan suara terbanyak adalah Nyanyang Haris Pratamura 3.075 suara. Demokrat mendapat 10.256 suara (1 kursi) dengan suara terbanyak adalah Helmy Hemilton 2.143 suara.

Kemudian PAN memperoleh 7.489 suara (1 kursi) dengan suara terbanyak diraih Yudi Kurnain 3.698 suara. Nasdem memperoleh 7.251 suara dengan suara terbanyak Lik Khai 1.733 suara.

PPP memperoleh suara 5.644 (1 kursi) dengan suara terbanyak Erizal 2.809 suara. PKS memperoleh 4.976 suara (1 kursi) dengan suara terbanyak Rohaizat 1.188 suara. PKB memperoleh suara 4.958 suara (1 kursi) dengan suara terbanyak Aman 1.111 suara.

PKPI memperoleh 3.937 suara dan PBB 2.579 suara. Kedua partai ini tidak kebagian kursi DPRD Batam dari dapil II.

Dapil III, Kecamatan Nongsa, Seibeduk, Galang, dan Bulang, berdasarkan rekapitulasi hasil penghitungan suara terdapat 83.517 suara sah. Dengan alokasi 9 kursi, maka BPP dapil III mencapai 9.279 suara.

Demokrat unggul dengan 12.641 suara (1 kursi) dengan suara terbanyak diraih Muhammad Yunus S.Pi (Nongsa) dengan 3.021 suara. Namun dalam pleno KPU Kota Batam, terjadi perubahan perolehan suara caleg di internal Demokrat.

Demokrat perolehan suaranya naik, dan terdapat penambahan suara mencolok pada dua calegnya, yakni Kamaluddin dan Jahuin Hutajulu (almarhum). Suara Kamaluddin naik 900 suara, dari 2.663 suara menjadi 3.563 suara. Sedangkan suara Jahuin Hutajulu naik hingga dua ribuan suara dari suara sebelumnya.

Dengan penambahan suara tersebut, Kamaluddin memperoleh suara tertinggi di internal partainya, menggeser Muhammad Yunus S.Pi (Nongsa). Demokrat berpotensi mendapat alokasi 2 kursi dari dapil III, Kamaluddin dan Muhammad Yunus S.Pi (Nongsa).

PDIP meraih suara tertinggi kedua dengan 11.978 suara dan 1 kursi. Suara terbanyak diraih Tumbur M. Sihaloho dengan 3.977 suara. Dalam pleno KPU Kota Batam, juga terjadi perubahan perolehan suara caleg di internal PDIP dan total perolehan suara partai.

PDIP yang sebelumnya mendapat 11.978 suara naik 4.792 suara menjadi 16.770 suara. Penambahan suara ini naiknya perolehan suara caleg nomor urut 1, Ernawati.

Di Kecamatan Sei Beduk, Ernawati dari sebelumnya mendapat 255 suara berubah menjadi 1.665 suara. Sedangkan di Kecamatan Nongsa, suara Ernawati dari sebelumnya 666 suara berubah menjadi 1.566 suara. Total suara Ernawati menjadi 3.440 atau naik 2.300 suara dari sebelumnya 1.140 suara.

Dengan perolehan suara tersebut, PDIP berpotensi mendapat alokasi 2 kursi. Ernawati bisa mendampingi Tumbur M. Sihaloho, mengisi 2 kursi PDIP di DPRD Kota Batam.

Gerindra meraih 10.848 suara (1 kursi) dengan suara terbanyak ditempati Werton Panggabean 4.258 suara. Gerindra suaranya juga berubah menjadi 16.753 suara atau naik 6.265 suara dari sebelumnya 10.488 suara.

Kenaikan perolehan suara Gerindra diikuti bertambahnya perolehan suara caleg nomor urut 2, Nurdin Aryanto. Suara Nurdin di Kecamatan Nongsa naik 900 suara dari 163 suara menjadi 1.063 suara. Total suara Nurdin naik 1.600 suara, dari 832 suara menjadi 2.632 suara.

Dengan perolehan suara tersebut, Gerindra berpotensi mendudukkan dua calegnya ke DPRD Kota Batam. Werton dan Nurdin berpeluang mengisi kursi Gerindra dari dapil III.

Golkar memperoleh 10.354 suara (1 kursi) dengan suara terbanyak Ruslan M. Ali Wasyim 5.638 suara. PAN mendapat 9.423 suara (1 kursi) dengan suara terbanyak Edward Brando 3.201 suara.

PKB mendapat 6.820 suara (1 kursi) dengan suara terbanyak Fauzan 1.904 suara. Hanura mendapat 5.732 suara (1 kursi) dengan suara terbanyak Bobi Siregar 1.647 suara.

PKS mendapat 5.636 suara (1 kursi) dengan suara terbanyak Mukriyadi 919 suara. Nasdem mendapat 3.956 suara (1 kursi) dengan suara terbanyak Suardi Taherek 974 suara.

Jika Demokrat, PDIP, dan Gerindra, masing-masing berhasil mencuri dua kursi DPRD Kota Batam, maka tiga kursi caleg tiga terbawah terancam. Mukriyadi dari PKS, Suardi Taherek dari Nasdem, dan Bobi Siregar dari Hanura terancam kehilangan kursi DPRD Kota Batam.

PPP mendapat 3.328 suara, PKPI 1.846 suara, dan PBB 955 suara. Ketiga partai ini tidak kebagian kursi DPRD Batam dari dapil III.

Dapil IV, Kecamatan Sagulung, berdasarkan rekapitulasi hasil penghitungan suara terdapat 80.814 suara sah. Dengan alokasi 8 kursi, maka BPP dapil IV mencapai 10.101 suara.

Demokrat berhasil unggul dengan 12.757 suara (1 kursi) dengan suara terbanyak diraih Sumali 2.585 suara. PDIP meraih 12.464 suara (1 kursi) dengan suara terbanyak Dandis Rajagukguk dengan 3.196 suara. Kursi Dandis terancam dengan bertambahnya suara caleg di internal partainya, Sugianto versi pleno KPU Kota Batam.

Gokar meraih 11.131 suara (1 kursi) dengan suara terbanyak Djoko Mulyono 3.574 suara. Gerindra meraih 10.290 suara (1 kursi) dengan suara terbanyak Mulia Rindo 3.148 suara.

PAN meraih 8.111 suara (1 kursi) dengan suara terbanyak Nono Hadi Siswanto 2.191 suara. Nasdem meraih 6.937 suara (1 kursi) dengan suara terbanyak Amintas Tambunan 2.661 suara.

PKB meraih 6.226 suara (1 kursi) dengan suara terbanyak Jeffry Simanjuntak 2.873 suara. PKS meraih 4.700 suara dan 1 kursi dengan suara terbanyak Sukaryo 1.305 suara.

Hanura meraih 3.921 suara, PPP 2.060 suara, PKPI 1.396 suara dan PBB 821 suara. Keempat partai ini tidak kebagian satu kursi DPRD Batam dari dapil IV.

Dapil V, Kecamatan Sekupang, Batuaji, dan Belakangpadang, berdasarkan rekapitulasi hasil penghitungan suara terdapat 120.255 suara sah. Dengan alokasi 12 kursi, maka BPP dapil V mencapai 10.021 suara.

PDIP berhasil unggul dengan 20.375 suara atau 2 kursi DPRD Kota Batam. Caleg yang memperoleh suara terbanyak adalah Sugito dengan 3.077 suara dan Budi Mardiyanto dengan 3.048 suara.

Gerindra meraih suara tertinggi kedua dengan 17.310 suara (2 kursi). Caleg yang memperoleh suara terbanyak adalah Iman Sutiawan dengan 5.807 suara dan Marlon Brando 3.271 suara.

Demokrat meraih 14.825 suara (1 kursi) dengan suara terbanyak Teuku Hamzah 2.975 suara. Golkar meraih 12.190 suara (1 kursi) dengan suara terbanyak Zainal 4.893 suara.

PPP meraih 10.695 suara (1 kursi) dengan suara terbanyak Eki Kurniawan 3.981 suara. Nasdem meraih 9.889 suara (1 kursi) dengan suara terbanyak Sallon Simatupang 3.807 suara.

PAN meraih 9.510 suara (1 kursi) dengan suara terbanyak Safari Ramadhan 2.448 suara. Hanura meraih 6.759 suara (1 kursi) dengan suara terbanyak Muhammad Musofa 2.333 suara. Kursi Muhammad Musofa terancam dengan Caleg nomor urut 1, Iwan Krisnawan yang juga Ketua DPC Hanura Kota Batam karena suaranya naik melalui pleno KPU Kota Batam.

PKS mendapat 6.389 suara (1 kursi) dengan suara terbanyak Riky Indrakari 1.676 suara. PKPI meraih 5.905 suara (1 kursi) dengan suara terbanyak Jurado Siburian 2.686 suara. Kursi Jurado terancam jika PDIP berhasil menambah perolehan kursinya menjadi 3 kursi, akibat adanya kenaikan suara caleg nomor urut 1, Jamsir yang juga Ketua DPC PDIP Kota Batam.

PKB meraih 5.025 suara dan PBB 1.383 suara. Kedua partai ini gagal mendapat jatah kursi DPRD Kota Batam dari dapil V. (R02)

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *