Lion Air Ajukan Penambahan Lahan 8 Hektar

  • Whatsapp

Nongsa, BatamEkbiz.Com — Lion Air Group terus berupaya mengembangkan bisnis Maintenance, Repair, dan Overhaul (MRO) di Batam. Setelah membangun hangar perawatan pesawat Batam Aero Technic (BAT) di atas lahan seluas 4 hektar di Hang Nadim, kini Lion mengajukan lagi penambahan 8 hektare lahan.

“Lokasinya sama, sebelahnya. Sekarang sudah pemerataan dan sudah minta izin untuk membangun pintu masuk dari luar. Kita lagi pelajari apakah diizinkan atau tidak, demi keselamatan,” kata Manager Umum Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Batam, Suwarso, pekan lalu.

Muat Lebih

Menurut Suwarso, pengembangan BAT di lahan seluas 4 hektare itu menyedot investasi hingga Rp2 triliun. MRO yang sudah beroperasi mulai Oktober 2015 itu bisa memuat perawatan sampai 14 pesawat.

Sementara lahan seluas 8 hektare lagi akan dimanfaatkan untuk engine shop atau perawatan mesin dan akan menjadi yang pertama di Asia Tenggara. Perjanjian sewa lahan itu selama 25 tahun dan bisa diperpanjang untuk lima tahun berikutnya.

“Sebelumnya juga ada Garuda dan Ilthabi yang berniat masuk di Hang Nadim. Tapi baru Lion ini yang responnya cepat,” katanya. (R02)

Tinggalkan Balasan