Minim Kehadiran Anggota Dewan, Paripurna Ditunda

Batam Centre, BatamEkbiz.Com — Minimnya kehadiran anggota DPRD Batam dalam rapat-rapat di internal dewan kembali terulang. Kali ini terjadi dalam rapat paripurna pada Senin, 21 November 2016.

Paripurna yang mengagendakan pembahasan Ranperda Sistem Kesehatan Daerah itu seharusnya dihadiri 2/3 dari 50 anggota dewan, atau 34 orang. Namun hingga paripurna dimulai, anggota dewan yang hadir baru 29 orang.

“Anggota dewan yang hadir sesuai absensi sebanyak 29 orang,” kata Sekretaris Dewan, Asril.

Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto, yang memimpin paripurna kemudian menunda rapat, menunggu kehadiran anggota dewan yang lain. Namun sampai dua kali ditunda, tetap saja syarat minimal 2/3 kehadiran anggota dewan tak terpenuhi. Nuryanto akhirnya menutup rapat dan menyerahkan kembali agenda paripurna kepada Badan Musyawarah (Banmus).

Sering minimnya kehadiran anggota dewan dalam rapat-rapat di DPRD Batam ini disesalkan berbagai pihak. Agus, warga Legenda misalnya, menilai bahwa ketidakhadiran anggota dewan dalam menjalankan tugas dan fungsinya bisa merugikan kepentingan masyarakat luas. Sebab sebagai wakil rakyat, rapat tersebut bisa menjadi salah satu sarana dalam memperjuangkan dan meneruskan aspirasi masyarakat yang menjadi konstituennya.

“Kalau hadir dalam rapat dan pembahasan program-program daerah saja malas, bagaimana bisa memperjuangkan dan meneruskan aspirasi masyarakat. Jangan maunya hanya terima gaji saja, tugas dan fungsi tak dijalankan sebagaimana mestinya,” kata Agus. (R03)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *