Munas Kahmi Pilih 9 Presidium, Ini Perolehan Suara Kandidat

MEDAN — Musyawarah Nasional (Munas) ke-10 Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Medan memilih 9 Presidium periode kepengurusan 2017-2022. Mereka adalah Kamarussamad, Ade Komaruddin, Riza Patria, Ahmad Doli Kurnia, Viva Yoga Mauladi, Harry Azhar Azis, Siti Zuhro, Herman Khaeron, dan Sigit Pamungkas.

Kesembilan Presidium Kahmi terpilih juga menandatangani pakta integritas. Apabila tidak aktif dan melanggar hukum, maka yang bersangkutan bersedia mengundurkan diri.

Munas juga menetapkan Akbar Tanjung sebagai Dewan Penasehat, Jusuf Kalla Dewan Etik, dan Mahfud MD sebagai Dewan Pakar.

Sebelumnya ada 28 calon Presidium Kahmi periode 2017-2022. Para kandidat berasal dari lima profesi yakni akademisi, politisi, pengusaha, profesional, dan birokrat.

Calon Presidium Kahmi yang berprofesi sebagai akademi adalah R Siti Zuhro (LIPI), Tati Haryimah, Beny SB Bateng, Musni Umar, dan Sigit Pamungkas.

Kandidat dari kalangan politisi adalah Fadly Nurzal dan Reny Marlinawati (PPP), Viva Yoga Mauladi (PAN), serta Ade Komaruddin, Dolly Kurnia, dan Ibnu Munzir (Partai Golkar), Ahmad Riza Patria (Partai Gerindra), Tengku Taufiqul Hadi (Partai Nasdem), Herman Khaeron (Partai Demokrat), serta Nurmansyah Tanjung dan Erwin M Singajuru (PDIP).

Kandidat yang berprofesi sebagai pengusaha adalah Kamarussad, Subandriyo, Yunianto Wahyudi, Muhammad Yusuf, dan Idris Zaini.

Kandidat presidium dari kalangan profesional hanya dua orang yakni Nur Azazi Ahsan dan Naufal Bahraisy, serta tiga orang berprofesi sebagai pengacara yakni Hamdan Zoelva, Tengku Syahrul Anshari, dan Eggy Sudjana.

Sedangkan kandidat yang berprofesi sebagai birokrat adalah Harry Azhar Azis yang menjabat sebagai anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Kamarussamad, Ade Komaruddin, dan Riza Patria bersaing ketat perolehan suara pada pemilihan Presidium KAHMI periode kepengurusan 2017-2022. Pemilihan dimulai Sabtu, 18 November 2017 sore dan baru berakhir pada Minggu dinihari.

Kamarussamad akhirnya unggul dengan 431 suara. Kamarussamad merupakan politisi Partai Gerinda. Pria kelahiran Ma’rang 20 Juli 1974 ini merupakan Ketua Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha KAHMI (Hipka). Lulusan S1 Bisnis Internasional Universitas Indonesia ini juga aktif dalam organisasi seperti ICMI dan KADIN.

Kemudian disusul di urutan kedua perolehan suara terbanyak adalah Ade Komaruddin dengan 421 suara. Politisi senior Partai Golkar ini menjabat sebagai anggota DPR RI selama lima periode berturut-turut. Akom merupakan Ketua DPR yang menggantikan Setya Novanto saat mengundurkan diri 16 Desember 2015. Dia menjabat sebagai Ketua DPR RI periode 11 Januari 2016 hingga 30 November 2016.

Perolehan suara terbanyak ketiga ditempati Ahmad Riza Patria dengan 365 suara. Politisi Partai Gerindra ini menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPR. Pada 2012, pria kelahiran Banjarmasin ini merupakan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta mendampingi Hendardji Soepandji yang saat itu dimenangkan pasangan Jokowi-Ahok.

Selain Kamarussamad, Ade, dan Riza, juga terpilih Ahmad Doli Kurnia (Partai Golkar), Viva Yoga Mauladi (anggota DPR dari PAN), Harry Azhar Azis (BPK), Siti Zuhro (LIPI), Herman Khaeron (Komisi IV DPR dari Partai Demokrat), dan Sigit Pamungkas (mantan Komisioner KPU Pusat).

Berikut perolehan suara dari 28 calon presidium Kahmi :
1. Kamarussamad 431
2. Ade Komaruddin 421
3. Ahmad Riza Patria 365
4. Ahmad Doli Kurnia 334
5. Viva Yoga Mauladi 331
6. Harry Azhar Azis 326
7. Siti Zuhro 300
8. Herman Khaeron 268
9. Sigit Pamungkas 257

10. Hamdan Zoelva 220
11. Fadly Nursa 199
12. Reni Marlinawati 191
13. Muhammad Yusuf 188
14. Erwin M Singaruju 117
15. Ibnu Munzir 81
16. Yunianto Wahyudi 78
17. T Sahrul Anshori 63
18. Normansyah E Tanjung 52
19. Subandriyo 47
20. T Taufiqulhadi 44
21. Egy Sujana 31
22. Musni Umar 19
23. Beby S Banteng 17
24. Taty Hartimah 17
25. Idris Zaini 9
26. Manimbang Kahariadi
27. Noor Azazi Ahsan
28. Naufal Bahresi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *