Paket Umroh, cemerlang ditengah masa tunggu haji yang panjang

Nagoya, BatamEkbiz.Com — Panjangnya masa tunggu (waiting list) bagi jamaah haji reguler, menjadi berkah bagi biro perjalanan umroh. Di Batam, antusias muslim untuk menunaikan ibadah haji terus meningkat, daftar sekarang, 10 hingga 12 tahun ke depan baru berangkat. Namun tidak dengan umroh, daftar sekarang, maksimal dua bulan sudah ke tanah suci.

Nettour, salah satu biro perjalanan umroh di Batam, mampu memberangkatkan tiga kali pemberangkatan jamaah umroh setiap bulannya. Dengan rata-rata setiap pemberangkatan, terdiri atas 45 jamaah umroh.

Diantara paket umroh yang ditawarkan Nettour, adalah 10 hari umroh reguler via Singapura. Dengan harga per orang US$1.750 (sekamar berempat-quaote), US$1.800 (sekamar bertiga-triple), dan US1.850 (sekamar berdua-twin). Harga ini sudah termasuk tiket ferry Batam-Singapura-Batam, tiket pesawat Singapura-Jeddah (pp), visa umroh, penginapan/hotel di Medinah dan Makkah, makan minum selama di tanah suci, trasportasi dan ziarah dengan bus (AC), pembimbing umroh (muttawiff), air zam-zam, dan perlengkapan umroh seperti travel bag, kain ikhram atau mukena.

“Kebanyakan yang berangkat adalah jamaah lanjut usia, dan pasangan suami istri,” ungkap Pengelola Paket Umroh Nettour Batam, Syarifah Budiwati di kantornya, Nagoya Business Centre Blok V nomor 39 Batam.

Berbeda dengan jamaah haji yang berbatas kuota, pemberangkatan jamaah umroh ke tanah suci dapat dilakukan lebih fleksibel. Tidak ada batasan kuota, tergantung kemampuan masing-masing biro perjalanan untuk memberangkatkan jamaah umroh. Apalagi pangsa pasar yang sangat luas, mengingat mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim.

Hanya saja, belum semua usaha perjalanan umroh di Indonesia didukung dengan manajemen dan standal pelayanan yang bermutu. Terkadang ditemui, biro perjalanan umroh dikelola layaknya usaha rumah tangga, dengan sumber daya manusia (SDM) terbatas dari kalangan keluarga. Wajar jika etika, pelayanan, hingga koordinasi berdampak pada munculnya berbagai persoalan, seperti keterlambatan pemberangkatan, ketidaksesuaian jadwal dan fasilitas sebagaimana dijanjikan, hingga penelantaran jamaah. (R02)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *