Panggil Sani Ayah dan Gubernur Kita

Jakarta, BatamEkbiz.Com — Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melantik Muhammad Sani dan Nurdin Basirun sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri di Istana Negara, Jakarta, Jumat (12/2/2016). Ada tujuh gubernur dan wakil gubernur terpilih pada Pilkada 2015 yang dilantik Presiden. Selain Sani-Nurdin, Presiden juga melantik Zumi Zola Zulkifli-Fachrori Umar (Jambi), Ridwan Mukti-Rohidin Mersyah (Bengkulu), Irwan Prayitno-Nasrul Abit (Sumatera Barat), Sahbirin Noor-Rudy Resnawan (Kalimantan Selatan), Olly Dondokambey-Steven OE Kandouw (Sulawesi Utara), serta Irianto Lambrie-Udin Hianggio (Kalimantan Utara).

Pelantikan itu menandai tanggung jawab besar mereka sebagai wakil pemerintah pusat di daerah. Pelantikan gubernur dan wakil gubernur oleh presiden merupakan amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pilkada. Sebelum UU itu, gubernur dan wakil gubernur dilantik menteri dalam negeri di ibu kota provinsi.

“Kini saatnya kita melangkah bersama untuk melanjutkan ujian sejarah berikutnya yang mahaberat, mewujudkan janji-janji saudara untuk mencapai kesejahteraan rakyat di daerah-daerah yang saudara pimpin,” tutur Jokowi.

Sani-Nurdin pernah menjadi pasangan kepala daerah sebelumnya, yakni sebagai Bupati dan Wakil Bupati Karimun periode 2001-2005. Keduanya kemudian memutuskan untuk kembali berpasangan pada Pilkada 2015 dan berhasil mengulangi kesuksesan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri periode 2016-2021. Pasangan dengan akronim Sanur ini diusung oleh koalisi lima parpol, yakni Partai Demokrat, Gerindra, Nasdem, PPP, dan PKB.

Kesuksesan Sani dan Nurdin saat memimpin Kabupaten Karimun pada periode 2001-2005 seolah menjadi inspirasi masyarakat Kepri untuk mempercayai keduanya memimpin Kepri lima tahun ke depan. Apalagi Sani sebagai incumbent telah meletakkan pondasi pembangunan Kepri selama menjabat pada periode lima tahun sebelumnya.

Sebagai tokoh birokrat yang kemudian terjun di dunia politik, Sani dikenal cukup piawai memimpin Kepri. Ia dekat dengan semua kalangan, serta peduli dengan kesusahan masyarakat kecil.

Figur yang baru dilantik Presiden Jokowi sebagai Gubernur Kepri periode kedua ini kemudian mulai akrab dengan tagline Sani Ayah Kita. Panggilan Ayah kepada Sani ini timbul begitu saja, sebagai bentuk penghormatan masyarakat Kepri terhadap pemimpin yang selalu luwes menjaga hubungan dengan masyarakat serta mengayominya.

Jokowi berpesan kepada pasangan kepala daerah terpilih untuk melanjutkan program-program kedaerahan yang sinergis dengan pemerintah pusat. Kepala daerah juga harus sering turun ke masyarakat, untuk melihat kondisi dan permasalahan yang ada. Serta bekerja siang dan malam untuk melayani masyarakat, sehingga masyarakat merasakan hadirnya pemimpin daerah.

“Gubernur dan Wakil Gubernur harus selalu satu paket kesatuan agar tetap dicintai dan dipercaya masyarakatnya. Gubernur dan wakil gubernur juga tidak hanya di belakang meja, tapi harus terjun langsung ke lapangan untuk mengetahui akar permasalahan,” ujarnya.

Bidang pendidikan, kesehatan, dan perekonomian adalah di antara prioritas perhatian pemerintahan Jokowi. Presiden meminta gubernur dan wakilnya untuk meningkatkan fasilitas masyarakat pada ketiga bidang tersebut, serta mendorong ekonomi masyarakat daerah, membuka lapangan kerja baru, mengentaskan kemiskinan, dan mengatasi ketimpangan sosial. gubernur dari tujuh provinsi yang dilantik .

“Memastikan semua rakyat di daerah yang saudara-saudara pimpin, mendapatkan air bersih, listrik, menikmati layanan transportasi yang terjangkau, serta bisa mengakses layanan pendidikan dan kesehatan dengan sepadan dan kualitas yang baik,” tuturnya.

Jokowi juga berharap gubernur dan wakilnya mampu mendorong ekonomi masyarakat daerah, membuka lapangan kerja baru, berhasil mengentaskan kemiskinan dan mampu mengatasi ketimpangan sosial antar daerah.

“Saya ingin mengingatkan bahwa sebagai gubernur dan wakil gubernur, saudara-saudara sekalian adalah wakil pemerintah pusat di daerah dalam melaksanakan pembangunan daerah, gubernur hendaknya berpedoman pada visi misi Presiden,” tuturnya.

Sani berjanji segera melaksanakan apa yang telah dituangkan dalam visi-misi pemerintahannya setelah resmi dilantik. Kesehatan dan pendidikan menjadi hal dasar dalam pembangunan lima tahun ke depan. Ia bersama Nurdin Basirun juga akan meningkatkan program-program pengembangan pariwisata, mengingat potensinya sangat besar, mulai dari alam, wisata religi, wisata sejarah, serta kebudayaan. Pemprov Kepri juga tetap akan fokus pada pengembangan konektivitas antar pulau di Kepri.

“Konektivitas sangat penting, karena apapun itu, tanpa adanya hubungan antar pulau yang baik, maka akan menghambat perkembangan ekonomi. Makanya konektivitas akan didorong, khususnya transportasi laut,” ujarnya. (R02)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *