Pemadaman Listrik Bergilir Berakhir dengan Naik Tarif

Batam Center, BatamEkbiz.Com – Gubernur Kepri Nurdin Basirun akhirnya menyetujui kenaikan tarif listrik, pasca-pemadaman bergilir yang dilakukan PLN Batam dalam beberapa hari terakhir. Alasan pemadaman listrik karena PLN Batam terus mengalami kerugian dalam operasionalnya.

Persetujuan kenaikan tarif listrik tersebut merupakan keputusan rapat tertutup yang diselenggarakan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) yang dihadiri Gubernur Kepri, Walikota Batam, Kapolda Kepri, dan anggota FKPD lainnya, Jumat 15 September 2017 di Graha Kepri.

“Kami sudah rapat dengan FKPD dan sepakat untuk mengatasi permasalahan ini. Untuk pemakaian listrik bulan September ini akan naik 15% dan pemakaian bulan Desember naik 15 %, itu hasil kesepakatan,” kata Nurdin.

Kenaikan tarif listrik 15% akan berlaku mulai pemakaian September atau di tagihan Oktober. Lalu tarif listrik Batam akan kembali naik 15% pada pemakaian Desember atau tagihan listrik di Januari 2018.

Dengan kenaikan tarif listrik tersebut, Gubernur berharap kepada PLN agar tidak ada lagi pemadaman listrik dan lebih maksimal dalam melakukan pelayanan. Nurdin mengaku sadar bahwa dengan keputusan menaikkan tarif listrik akan berujung pada gejolak dan penolakan di masyarakat, namun pihaknya bersama anggota FKPD akan memberikan penjelasan soal itu.

“Semua akan bantu mensosialisasikan kepada masyarakat,” kata Nurdin.

Direktur Utama PLN Batam, Dadan Kurniadipura mengaku selama tahun 2017 PLN Batam mengalami kerugian mencapai Rp30 milliar. Dia berjanji akan melakukan pelayanan lebih maksimal dan tidak ada lagi pemadaman listrik secara bergilir, kecuali ada faktor alam.

“Januari 2017 hingga bulan Agustus kami mengalami kerugian mencapai Rp30 milliar. Terpaksa kami melakukan kenaikan demi menyelamatkan keuangan PLN. Kami berjanji akan melakukan pelayanan maksimal dan mulai malam ini (Jumat 15 September 2017) tidak ada lagi pemadaman listrik secara bergilir,” jelasnya. (suradi)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *