Pemerintah Hapus Ketentuan Modal Minimum Pendirian PT

Jakarta, BatamEkbiz.Com — Dengan pertimbangan untuk memberikan kemudahan berusaha bagi para pengusaha dalam mendirikan badan usaha Perseroan Terbatas (PT), Presiden Joko Widodo pada tanggal 14 Juli 2016 telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 29 Tahun 2016 tentang Perubahan Modal Dasar Perseroan Terbatas.

Dalam PP ini ditegaskan, PT wajib memiliki modal dasar perseroan. Modal dasar PT sebagaimana dimaksud harus dituangkan dalam anggaran dasar yang dimuat dalam akta pendirian PT.

“Besaran modal dasar PT sebagaimana dimaksud ditentukan berdasarkan kesepakatan para pendiri PT,” bunyi pasal 1 ayat (3) PP tersebut.

Sebelumnya pada PP Nomor 7 Tahun 2016 yang ditandatangani Presiden Jokowi pada 21 Maret 2016 disebutkan, modal dasar PT paling sedikit Rp50 juta.

Sementara dalam hal salah satu atau seluruh pihak pendiri PT memiliki kekayaan bersih sesuai dengan kriteria Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, modal dasar ditentukan berdasarkan kesepakatan para pendiri PT yang dituangkan dalam akta PT.

PP ini juga menyebutkan, modal dasar PT sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 paling sedikit 25 persen harus ditempatkan dan disetor penuh yang dibuktikan dengan bukti penyetoran yang sah.

“Bukti penyetoran yang sah sebagaimana dimaksud wajib disampaikan secara elektronik kepada Menteri dalam waktu paling lama 60 hari terhitung sejak tanggal akta pendirian PT ditandatangani,” bunyi Pasal 2 ayat (2) PP ini.

Perseroan Terbatas yang melaksanakan kegiatan usaha tertentu, menurut PP ini, besaran minimum modal dasar PT harus sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan,” bunyi Pasal 5 PP Nomor 28 Tahun 2016 yang telah diundangkan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly pada 14 Juli 2016 tersebut. (stkb)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *