Pengawasan Disperindag Lemah, Elpigi 3 Kg Langka

Seibeduk, BatamEkbiz.Com — Warga Batam mulai merasakan kesulitan untuk mendapatkan gas elpigi tiga kilogram. Gas melon ini langka di sejumlah wilayah di Batam, seperti Sagulung, Batuaji, Sekupang, dan Seibeduk.

“Kami terpaksa beli di warung yang harganya Rp25 ribu. Padahal biasanya kami mudah mendapatkan gas elpigi 3 kilogram di pangkalan terdekat dengan harga Rp18 ribu, tapi sudah dua minggu ini kosong,” ungkap Lestari, warga Perumahan GMP, Kelurahan Duriangkang, Seibeduk, Sabtu, 17 Desember 2016.

Anggota Komisi II DPRD Batam, Aman mengaku sudah mendapatkan banyak laporan masyarakat yang kesulitan mendapatkan gas elpigi 3 kilogram. Menurutnya, kondisi itu terjadi akibat tidak maksimalnya pengawasan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam dalam pendistribusian gas elpigi tiga kilogram. Pihaknya telah beberapa kali menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak terkait, namun masalah terus terulang.

“Mereka baru bergerak (melakukan pengawasan) kalau ada laporan dari masyarakat, sehingga tak pernah menyelesaikan masalah,” ungkapnya.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mencurigai kelangkaan gas elpigi tiga kilogram di sejumlah pangkalan ini ada campur tangan spekulan. Mereka memanfaatkan momen naiknya kebutuhan masyarakat akan gas menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru.

Pemerintah harus merespon cepat keresahan masyarakat ini Disperindag harus meningkatkan pengawasan secara rutin ke masyarakat, tidak menunggu adanya keluhan. Pengawasan rutin ini penting untuk membatasi ruang oknum-oknum tertentu bermain atau menyalahgunakan kewenangan.

“Disperindag bisa melibatkan pihak berwajib untuk meningkatkan pengawasan, sehingga oknum-oknum yang bermain bisa ditindak,” katanya. (R04)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *