Peran Penting RT/RW Menanggulangi Peredaran Narkoba

Batam Centre, BatamEkbiz.Com – Asistensi penguatan pembangunan berwawasan anti narkoba di lingkungan masyarakat Seibeduk sangat diperlukan peran RT/RW dalam menanggulangi peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.
Acara yang digelar oleh Badan Narkotika Nasional Kota Batam di Wisma Batam, Kamis 24 Mei 2017 tersebut melibatkan RT/RW di wilayah Kecamatan Seibeduk.

Kepala BNN Kota Batam, AKBP Darsono berharap peran serta RT/RW dalam menanggulangi peredaran narkoba di lingkungan masing-masing. Mengingat wilayah Batam yang berbatasan dengan negara lain seperti Malaysia, Vietnam, Singapura, dan wilayahnya sebagian besar lautan.

Darsono menjelaskan bahwa Indonesia darurat narkoba (pidato presiden Musrenbangnas). Angka prevalensi penyalahgunaan meningkat 1,9% (2008) menjadi 2,2% (2014) atau lebih kurang 4,2 juta jiwa dan diproyeksikan 5 juta jiwa tahun 2020.

“Sekitar 40 sampai 50 orang meninggal per hari dalam jangka panjang dan berpotensi terjadinya loss generation. Estimasi kerugianĀ  sosial ekonomi kurang lebih Rp63 trilliun,” katanya.

Menurut Darsono, kasus tindak pidana narkoba terus meningkat. Tidak ada wilayah Indonesia yang terbebas dari penyalahgunaan narkoba. Sasarannya bukan lagi pada remaja dan orang dewasa, tapi sudah merambah ke anak-anak SD.

“Untuk menanggulangi peredaran narkoba, RT/RW sangat berperan, terutama dalam partisipasi di lingkungannya,” katanya.

Selain itu, lanjut Darsono, juga diperlukan peran aktif lingkungan masyarakat melaksanakan program P4GN, bersinergi dengan BNN dalam program P4GN, dan pelibatan seluruh komponen di lingkungan masyarakat untuk menjadi penggiat anti narkoba, serta adanya rencana aksi atau kegiatan P4GN di masyarakat.

RT/RW juga harus mengawasi tempat berkumpul atau bermainnya anak-anak sekolah di lingkungan masing-masing, seperti warnet, rumah kosong, ruko kosong, dan tempat-tempat sepi.

adi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *