PKB Batam Buka Pendaftaran Caleg

Lubukbaja, BatamEkbiz.Com — DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Batam membuka pendaftaran Calon Legislatif (Caleg) untuk Pemilu Legislatif 2019. Pendaftaran terhitung mulai Jumat, 22 Desember 2017. Setiap bakal caleg, baik internal dan eksternal dapat mengambil langsung formulir pendaftaran di Sekretariat DPC PKB Batam.

“Ba’da salat Jumat formulir pendaftaran sudah bisa diambil di sekretariat DPC PKB Batam,” ungkap Sekretaris DPC PKB Batam, Purwantoro, Kamis 21 Desember 2017.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) PKB Batam, Eka Suwarna mengatakan bahwa sesuai instruksi DPP ada sejumlah persyaratan yang mesti dimiliki oleh kandidat. Di antaranya sudah mendapatkan pendidikan politik atau siap mengikuti pendidikan politik di internal partai.

Syarat lainnya adalah peduli terhadap PKB, terlebih setelah duduk di DPRD Kota Batam. Dan yang paling menarik adalah siap menandatangani Pakta Integritas (PI) setelah terpilih nantinya.

“Tidak ada persayaratan yang memberatkan, semua syarat sifatnya normatif yang ditujukan untuk kepentingan partai,” katanya.

Ketua Dewan Syuro DPC PKB Batam, Mizanur Qowim menambahkan bahwa siapapun nantinya yang maju dan terpilih sebagai anggota DPRD Batam, maka mereka harus membawa semangat PKB, yakni berpolitik sekaligus dakwah.

“Saya dengar sudah ada 25 nama kandidat yang sudah menyatakan kesiapannya maju. Tentu kita harapkan bisa membawa semangat PKB,” ujarnya.

Anggota DPRD dari fraksi PKB, Aman melihat semangat LPP dan juga pengurus PKB Batam. Ia meyakini tahun 2019 mendatang perolehan suara PKB di Batam akan naik dua kali lipat.

“Semangat LPP dan pengurus dari level tertinggi hingga anak ranting, saya optimis PKB bisa meraih dua kali lipat suara dibandingkan Pileg sebelumnya,” terangnya.

Sekretaris Dewan Syuro PKB Batam, Sudirman Dianto mengatakan bahwa PKB membuka pintu selebar-lebarnya kepada masyarakat Batam yang ingin mengabdikan diri secara politik. “PKB membuka diri dan sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama berjuang di PKB, membawa misi perjuangan keagamaan dan keindonesiaan,” jelasnya.

Ia juga mengajak kaum perempuan untuk dapat mengisi kuota 30 persen tersebut. (adi)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *