PLN Batam Usulkan Kenaikan 47% Tarif Listrik Rumah Tangga

Batam Centre, BatamEkbiz.Com — Bright PLN Batam mengajukan usulan kenaikan tarif listrik untuk golongan rumah tangga kepada Gubernur Kepri. Nilai kenaikannya sekitar 47%, dari Rp900 per kWh menjadi Rp1.325 per kWh.

Direktur Utama bright PLN Batam Dadan Kurniadipura membenarkan pengajuan usulan kenaikan tarif listrik itu. Menurutnya, usulan itu sudah diajukan sejak tiga bulan lalu, saat Gubernur Kepri masih dijabat (almarhum) Muhammad Sani. Alasan kenaikan tarif listrik adalah untuk menyesuaikan harga bahan bakar dengan kurs rupiah terhadap dolar AS saat ini.

“Tarif yang kita pakai masih tarif Juni 2014, waktu itu nilai kurs rupiah terhadap dolar AS sekitar Rp11.200. Sekarang kan sudah lebih dari itu. Kenaikan ini hanya untuk golongan rumah tangga, minimal sama dengan tarif nasional (PLN Persero),” ujarnya, Kamis, 26 Mei 2016.

Menurut Dadan, keinginan kenaikan tarif listrik Batam ini sudah beberapa kali tertunda. Sebelumnya PLN Batam pernah mengajukan usulan kenaikan itu pada 2014 kepada Wali Kota Batam. Karena momen Pemilu Legislatif, usulan kenaikan tarif itu tertunda.

Pada 2015, ada perubahan peraturan, kenaikan tarif harus persetujuan Gubernur Kepri. PLN Batam kembali mengajukan kenaikan tarif listrik itu kepada Gubernur Kepri, namun sampai sekarang belum terealisasi.

Anggota Komisi II DPRD Batam Hendra Asman meminta PLN Batam transparan dan memiliki perencanaan yang matang sebelum mengajukan kenaikan tarif listrik untuk masyarakat.

“Harus ada perencanaan dan transparan, jangan hanya sepihak,” katanya. (R03)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *