Soerya serahkan sertifikat KSB Mangsang

Seibeduk, BatamEkbiz.Com — Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo menyerahkan sertifikat rumah Kaveling Siap Bangun (KSB) kepada penghuni di Kaveling Mansang Lestari, Kelurahan Mangsang, Selasa (16/6/2015). Selain itu Soerya juga meminta Badan Pengusahaan (BP) Batam, DPRD Kepri, dan DPRD Batam menyediakan lahan fasilitas umum (fasum) di lingkungan KSB ini.

“Saya minta BP Batam, DPRD Kepri, dan DPRD Batam agar menyediakan lahan fasum di KSB, seperti lapangan voli, musala, serta lainnya,” kata Soerya.

Soerya mengapresiasi kebijakan pemerintah yang menyediakan rumah layak huni dan murah kepada masyarakat. Menurutnya, kebijakan ini adalah wujud perintah kontitusi oleh pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat. Melalui KSB ini, masyarakat dapat memiliki rumah dengan layak, tidak lagi tinggal di pemukiman liar. Selain itu, kebijakan ini dapat mengatasi persoalan rumah liar (ruli) di Batam. Masyarakat tidak lagi tinggal di ruli setelah memiliki rumah ini.

“Kebijakan ini patut diapresiasi setinggi-tingginya, karena masyarakat betul-betul mendapatkan hunian yang murah dan layak,” ujarnya.

Perwakilan BP Batam Tato Wahyu mengatakan, melalui program ini masyarakat bisa mendapatkan hunian yang murah dan layak. Masyarakat yang mendapatkan rumah KSB merupakan alokasi dari pemukiman liar, itupun bagi masyarakat yang mau dan mampu. Di KSB ini, rumah yang akan dibangun sebanyak 280 unit, sementara yang baru siap sebanyak 46 unit rumah.

“Warga yang berhak menempati adalah mereka yang mau dan relokasi dari pemukiman liar di sekitar Kaveling Mangsang ini,” kata Tato.

Dikatakannya, rumah seharga Rp83 juta per unit ini sudah dilengkapi fasilitas air ATB, listrik PLN, dan sertifikat rumah. Kemudian pembayarannya bisa dicicil dengan jangka waktu panjang di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Dana Nusantara.

“Masyarakat bisa mendapatkan kredit jangka panjang, sehingga bisa membantu masyarakat untuk memiliki rumah,” ujarnya.

Diakui, masih banyak yang ruli yang harus dipindahkan, termasuk di depan Polresta Barelang dan Baloi. Dalam upaya memindahkan ruli, di antaranya dilakukan melalui program rumah murah ini. “Sebelum ini sudah ada di Tiban dan Dapur 12 Batuaji. Nanti juga bisa kita tawarkan di Seidaun, Sei Beduk,” jelasnya.

Hadir pada kesempatan itu Wakil Ketua DPRD Kepri Rizki Faisal, Ketua DPRD Batam Nuryanto, dan Deputi BP Batam Istono serta undangan lainnya.

Fasilitator perumahan murah KSB Mangsang Jarwo mengatakan, pembangunan kaveling siap bangun ini merupakan pilot project di Batam. Sebab selama ini, pembangunan di kaveling cenderung bermasalah pada akhirnya, tanpa disertai sertifikat dan legalitas lainnya.

“Berkat dukungan Wagub Kepri Soerya Respationo, akhirnya ada kemudahan, terutama untuk menembusi pihak-pihak terkait seperti BP Batam dan Perbankan. Sehingga kaveling bisa dibangun layaknya perumahan resmi, lengkap dengan sertifikatnya,” katanya.

Perumahan ini dibangun dengan menggunakan sistem drywall atau dinding kering. Rumah tipe 36 ini dibangun di atas lahan seluas 6×10 meter dengan lantai keramik.

“Rumah murah ini untuk memudahkan masyarakat mendapatkan rumah dengan murah. Ini merupakan program kerja sama Kemenpera dan BP Batam,” katanya. (R02)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *