TNI-Brimob bentrok, dunia pariwisata terpukul

Sagulung, BatamEkbiz.Com — Dunia pariwisata di Batam merasa terpukul dengan adanya bentrok antara Anggota Batalyon Infantri (Yonif) 134 Tuah Sakti dengan Brimob Polda Kepri, Rabu (19/11/2014). Mengingat Batam tengah mengejar target kunjungan wisatawan yang pada tahun ini dinaikkan oleh Kementerian Pariwisata.

Seorang pegawai di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Batam yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, pada saat kejadian, pihaknya tengah berada dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata. Di antara pembahasannya, kiat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Batam dan mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD).

“Begitu mendengar bentrok TNI-Brimob kembali pecah di Batam, kami merasa malu dan terpukul. Karena kami tengah berusaha meyakinkan Kementerian bahwa Batam memiliki daya tarik sebagai destinasi pariwisata,” ujarnya.

Sebelumnya Kepala Disparbud Kota Batam Yusfa Hendri mengatakan, Kementerian Pariwisatan menaikkan target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Batam pada tahun ini sebesar 2,5 juta orang. Kenaikan target ini untuk memenuhi target kunjungan wisman secara nasional sebesar 20 juta orang.

“Target ini fantastis, mengingat kami pada awalnya menargetkan angka kunjungan wisman pada 2014 sebanyak 1,35 juta,” ujarnya.

Yusfa menjelaskan, pada 2013, angka kunjungan wisman ke Batam ditargetkan 1,25 juta orang dan terealisasi 1,33 juta orang. Dari pencapaian realisasi di atas target, pada 2014 Batam menargetkan angka kunjungan wisman naik menjadi 1,35 juta orang. Ternyata sekitar dua bulan menjelang 2014 berakhir, Kementerian Pariwisata justru menaikkan target kunjungan wisman hampir 90% atau sebanyak 2,5 juta orang.

“Sepertinya sulit tercapai, karena pergantian tahun sudah dekat. Namun untuk dua tahun mendatang, kemungkinan bisa dicapai,” ujar Yusfa pesimis. (R02)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *