Transparansi Imigrasi Belakangpadang Terburuk

Tanjungpinang, BatamEkbiz.Com – Kantor Imigrasi Kelas II Belakangpadang mendapatkan rapor merah dalam keterbukaan informasi publik se-Provinsi Kepri. Sementara peringkat terbaik ditempati Dirjen Perbendaharaan Kanwil Kepri dan Pemko Batam.

Ketua Komisi Informasi (KI) Kepri, Arifuddin Jalil membeberkan, Imigrasi Belakangpadang hanya mendapat nilai 2,40 dalam pemeringkatan keterbukaan informasi publik tersebut. Dari 22 instansi vertikal tingkat kabupaten/kota se-Kepri, Imigrasi Belakangpadang berada di urutan buncit.

Sementara Dirjen Perbendaharaan Kanwil Kepri mendapat nilai tertinggi, 94,47 untuk kategori instansi vertikal tingkat Provinsi Kepri. Sedangkan Pemko Batam mendapat nilai 90,64 untuk kategori kabupaten/kota/DPRD.

“Secara keseluruhan, keterbukaan informasi publik di Kepri masih rendah,” kata pria yang akrab disapa Arjal tersebut pada Penganugerahaan Pemeringkatan Keterbukaan Informasi Publik Vertikal dan Non-Vertikal se-Provinsi Kepri 2016 di Hotel CK Tanjungpinang, Rabu, 21 Desember 2016.

Menurut Arjal, pelayanan informasi secara online melalui website PPID memberi nilai tambah bagi Pemko Batam. Ini juga menjadi salah satu kriteria yang membawa Batam kembali meraih poin tertinggi.

“Ada beberapa pembenahan yang teman-teman Pemko Batam lakukan di PPID. Misal dalam kemudahan layanan informasi melalui website. Dengan adanya layanan online ini, masyarakat tak perlu datang ke Pemko, cukup ajukan permohonan informasi secara online. Ini memberikan kemudahan bagi masyarakat,” katanya.

Selain perangkat lunak, KI Kepri juga memberi nilai positif terhadap pelayanan informasi di PPID Pemko Batam. Sarana yang disediakan di Media Center lantai 1 Kantor Wali Kota Batam itu dirasa cukup nyaman serta memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi.

“Dua hal itu yang jadi poin utama, di samping itu ada tambahan-tambahan kriteria lainnya,” katanya.

Batam yang mendapatkan peringkat pertama menggeser Pemerintah Kabupaten Bintan yang tahun lalu duduki posisi teratas. Tahun ini Bintan berada di peringkat II untuk kategori kabupaten/kota termasuk DPRD. Sementara posisi III untuk kategori ini dipegang oleh Pemerintah Kabupaten Karimun.

Kategori kedua yang dilakukan pemeringkatan adalah instansi vertikal tingkat kabupaten/kota. Posisi teratas diduduki Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Tanjungpinang dengan nilai 73,60. Disusul Badan Pusat Statistik Tanjungpinang dengan nilai 64,80 di posisi kedua. Dan peringkat terbaik III diperoleh Kantor Kementerian Agama Kota Batam dengan skor 62,78.

Kategori ketiga yaitu instansi vertikal tingkat provinsi. Peringkat pertama yaitu Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kantor Wilayah Provinsi Kepri. Juara II BPS Provinsi Kepri, dan juara III Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Kepri.

Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad yang menerima penganugerahan tersebut mengucapkan terima kasih kepada KI Kepri atas penilaiannya terhadap Pemko Batam. Menurutnya penghargaan ini akan meningkatkan semangat kerja Pemko Batam ke depannya.

“Keterbukaan informasi publik ini jadi spirit baru untuk meningkatkan spirit kerja kita. Penghargaan yang diberikan KIP Kepri ini akan memperkuat semangat kami untuk mewujudkan Batam Excellent City,” kata Amsakar.

Batam Excellent City ini merupakan bentuk upaya Pemko Batam dalam memberikan pelayanan sekaligus keterbukaan informasi secara daring. Tahun ini Pemko Batam tengah menyiapkan infrastruktur untuk e-government. Sebelumnya Batam sudah belajar dari Pemko Surabaya terkait hal ini.

“Saat ini beberapa sistem sudah berjalan secara elektronik seperti lelang elektronik, SIPKD. Kami ingin 2017 ada e-budgetting, e-musrenbang, e-planning, termasuk e-tax,” kata dia. (hms)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *