UMK Bintan 2018 Naik Rp249.387 Jadi Rp3,1 Juta

Bintan, BatamEkbiz.Com — Upah Minimum Kabupaten (UMK) Bintan 2018 naik Rp249.387 atau sekitar 8,71 persen dari tahun sebelumnya. Pada 2017 UMK Bintan Rp2.863.231 dan pada 2018 ditetapkan Rp3.112.618.

Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kabupaten Bintan mengaku sudah mendapatkan informasi terkait Penetapan UMK 2018 tersebut. UMK itu ditetapkan berdasarkan SK Gubernur Nomor 1139 Tanggal 20 November 2017.

Kepala Dinas DPMPTSPTK Bintan, Hasfarizal Handra mengatakan, pihaknya segara melaporkan SK Gubernur terkait penetapan UMK itu kepada Bupati Bintan Apri Sujadi. Pihaknya juga segera melakukan langkah-langkah selanjutnya guna koordinasi kepada perusahaan-perusahaan yang ada di Bintan.

“Tentunya hasil salinan SK Gubernur Kepri terkait Penetapan UMK Tahun 2018 di Kabupaten Bintan akan secepatnya kami laporkan ke Bupati Bintan. Setelahnya, kami akan melakukan koordinasi ke instansi-instansi dan perusahaan terkait lainnya,” ujarnya saat ditemui di Kantor DPMPTSPTK, Bintan Buyu, Rabu 22 November 2017.

Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan bahwa penetapan UMK tersebut sudah melalui mekanisme dan aturan-aturan yang berlaku. Terkait besaran UMK yang telah diputuskan dan disampaikan melalui SK Gubernur Kepri, hendaknya harus disikapi dengan seksama oleh semua kalangan, baik perusahaan maupun tenaga kerja.

“Tentunya kita mengharapkan semua kalangan bisa menyikapi dengan sebaik-baiknya. Kita hanya inginkan koordinasi antara pihak perusahaan dan karyawan berjalan dengan baik. Karena hal ini penting bagi keberlangsungan iklim investasi di Bintan,” ujarnya.

Berdasarkan SK Gubernur, berikut nilai UMK di Kepri pada 2018. Yakni Kota Batam Rp3.523.427, Kabupaten Bintan Rp3.112.618, Kabupaten Anambas Rp2.932.925, Kabupaten Karimun Rp2.845.766, Kabupaten Natuna Rp2.650.475, Kabupaten Lingga Rp2.590.116, dan Kota Tanjungpinang Rp2.565.187. (bow)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *