UNGKAP PENJUDIAN GELPER POLRESTA BARELANG TETAPKAN 11 TERSANGKA

  • Whatsapp

BATAM (batamekbiz.com) – Polresta Barelang tetapkan 11 tersangka dalam kasus perjudian jenis gelanggang permainan elektronik elekronik (Gelper) , Jumat (12/3). Hal ini diungkap oleh Kapolresta Barelang AKBP Purwadi W. Anggoro, S.I.K., M.H, melalui Kasat Reskrim Polresta Barelang KOMPOL Andri Kurniawan, S.I.K., M.H., saat melaksanakan konfrensi pers di Lobby Polresta Barelang.

Dijelaskan bahwa pengungkapan tindak pidana perjudian ini berawal dari informasi masyarakat yang menyatakan adanya tindak pidana perjudian jenis gelanggang permainan elektronik (GELPER) di City Game Komplek Windsor Central, Jalan Imam Bonjol Kel. Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja. Kemudian, unit 1 (satu) Judisila dan anggota Opsnal Satreskrim Polresta Barelang melakukan penyelidikan lapangan, dan benar ditemukan adanya tindak pidana perjudian jenis gelanggang permainan elektronik (GELPER).

“Pengungkapan ini kita laksanakan pada hari rabu tanggal 11 maret 2020 sekira pukul 22.10 WIB, dimana dalam kesempatan tersebut kita mengamankan 11 tersangka dan 15 barang bukti”, terang Kasat Reskrim Polresta Barelang.

Adapun inisial ke 11 tersangka tersebut ialah :
1. LSR (sebagai Kasir)
2. NS (sebagai kasir)
3. ZU (sebagai wasit)
4. SS (sebagai wasit)
5. ES (sebagai wasit)
6. HL (sebagai wasit)
7. SW (sebagai wasit)
8. HG (sebagai wasit)
9. AN (sebagai pemain)
10. WI (sebagai pemain)
11. HE (sebagai pemain)
12. AU (sebagai penukar hadiah)

Dan untuk Barang Bukti berupa :
1. Uang penampungan / penukar hadiah sebesar Rp. 5.000.00,-
2. Uang sebanyak Rp. 200.000 pecahan Rp. 50.000 sebanyak 4 lembar
3. Uang sebanyak Rp. 500.000 dengan pecahan Rp. 50.000, sebanyak 10 lembar
4. Kupon Point milik pemain dengan jumlah 1000
5. 3 PC Mesin
6. 3 Kunci Mesin
7. Kotak HP 200 point jumlah 50 unit
8. Kotak HP 300 point jumlah 25 unit
9. Kotak HP 500 point jumlah 9 unit
10. Kotak HP 1000 point jumlah 9 unit
11. Kotak HP 1500 point jumlah 2 unit
12. 1 buku catatan setor wasit
13. 1 buku catatan kasir
14. 1 buku catatan mesin
15. 9 pash card karyawan city game

Kasatreskrim Polresta Barelang menjelaskan terhadap ke 11 tersangka tersebut dikenakan pasal 303 Jo Pasal 303 Bis KUHPidana, dengan ancaman pidana maksimal 10 Tahun Penjara

Sebelum mengakhiri konfrensi Pers, Kasat Reskrim menyampaikan bahwa saat ini Satreskim Polresta Barelang masih mencari 4 DPO dari tindak pidana perjudian jenis gelanggang permainan elektronik (GELPER), yakni AC (pemilik), AT dan AM (Pengawas), IN (Humas), JI (Manager).

Tinggalkan Balasan