Warga Pemping nikmati aliran listrik

Batam Centre, BatamEkbiz.Com — Kepastian arus listrik selama 24 jam penuh yang selama ini ditunggu-tunggu warga Pemping, Belakangpadang akhirnya terwujud. Pulau yang menjadi kawasan persimpangan jalur gas listrik dari Jambi ke Singapura itu, kini bisa menikmati listrik layaknya warga lainnya di Kota Batam mulai Rabu (17/6/2015) malam, tepat di malam pertama taraweh Ramadan.

Aliran arus listrik selama 24 jam penuh di Pulau Pemping akan diresmikan Wali Kota Batam Ahmad Dahlan pada Kamis (18/6/2015) usai salat taraweh. “Kita akan buka bersama dulu di Belakangpadang, habis itu ke Pemping taraweh lalu peresmian,” kata Dahlan.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan (Disperindag) dan Energi Sumber Daya Manusia (ESDM) Kota Batam Amsakar Achmad menjelaskan, bantuan pembangunan infrastruktur listrik bagi warga Pemping akhirnya terealisasi. PT Transporter Gas Indonesia (TGI) menyetujui pengecualian pengaliran gas untuk kelistrikan di Pulau Pemping dengan menggunakan rotary meter G25 dan tidak terkoneksi dengan sistem scada.

“Pelaksanaan validasi tidak dilakukan oleh pihak ketiga, tapi oleh PT TGI setiap bulan,” katanya.

Persetujuan ini juga diberikan beberapa perusahaan lain dalam pembahasan penyaluran gas untuk program corporate social responsibility (CSR) kelistrikan di Pemping, kemarin. Selain Pemko Batam dan PT TGI, pembahasan juga diikuti PLN Batam, BPH Migas, PGN, COPI, Petrochina, dan pihak terkait.

Menurut Amsakar, PT TGI tidak berkeberatan atas permintaan pengecualian pengaliran gas untuk kelistrikan di Pulau Pemping, sepanjang dapat disetujui BPH Migas. Begitupun PGN dan PLN, juga mendukung penyaluran gas untuk kelistrikan di Pulau Pemping dan seyogyanya dapat dipercepat, mengingat adanya penghematan biaya operasional.

“Sedangkan BPH Migas menyampaikan berdasarkan masukan dari transporter maupun shipper, pada prinsipnya menyetujui usulan pengecualian itu,” jelasnya. (R03)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *