2.471 KPPS di Bintan Wajib Rapid Test

  • Whatsapp
rapid test kpps
Komisioner KPU Bintan, Haris Daulay memberikan materi dalam Bimtek Pemutakhiran Data Pemilih Pilkada 2020.

Bintan, BatamEkbiz.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, menjadwalkan rapid test massal kepada 2.471 petugas Kelompok Penyelengara Pemungutan Suara (KPPS) terpilih. Petugas KPPS yang menjalani rapid test ini akan bertugas menjadi panitia di Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat hari pencoblosan 9 Desember 2020.

“Jumlah petugas KPPS adalah sejumlah TPS se-Bintan, 353 TPS dikali 7 orang, totalnya ada 2.471 petugas KPPS,” ujar Komisioner KPU Bintan, Haris Daulay, Kamis (22/10/2020).

Bacaan Lainnya

Haris menjelaskan, KPU Bintan sudah melakukan pembentukan KPPS yang pendaftarannya berakhir pada 18 Oktober 2020. Saat ini proses pembentukan KPPS memasuki tahapan verifikasi dokumen administrasi di tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Petugas KPPS terpilih adalah pendaftar yang memenuhi syarat. Di antara syaratnya adalah berusia antara 20 sampai 50 tahun dan tidak memiliki penyakit penyerta.

KPU Bintan menjadwalkan rapid test kepada para petugas KPPS terpilih pada 26 November 2020. Pelaksanaan rapid test dan pemeriksaan kesehatan kepada anggota KPPS ini dilakukan oleh perangkat daerah yang menyelenggarakan urusan di bidang kesehatan.

Baca juga: Butuh 2.471 Petugas KPPS, KPU Bintan Perpanjang Pendaftaran

“Kami kerjasama dengan rumah sakit dan puskesmas untuk rapid test kepada petugas KPPS,” katanya.

Dalam penyelenggaraan pemungutan dan penghitungan suara di TPS, lanjut Haris, juga dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19. Di antaranya anggota KPPS dan petugas ketertiban TPS mengenakan alat pelindung diri berupa masker yang menutupi hidung dan mulut hingga dagu, sarung tangan sekali pakai, dan pelindung wajah (face shield).

Begitu juga untuk saksi dan pengawas TPS yang hadir di TPS, harus mengenakan masker yang menutupi hidung dan mulut hingga dagu, dan sarung tangan sekali pakai. Serta melakukan pengecekan kondisi suhu tubuh anggota KPPS, petugas ketertiban TPS, Pemilih, Saksi, dan Pengawas TPS yang hadir di TPS sebelum memasuki TPS dengan menggunakan alat yang tidak bersentuhan secara fisik.

“Seluruh pelaksanaan tugas anggota KPPS di TPS akan disesuaikan dengan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19,” kata Haris. (re)