Connect with us

Batam

Jalanan Tanjungpiayu Rawan Jambret dan Begal

Published

on

Batam, batamekbiz.com – Kawasan Tanjungpiayu makin rawan dengan aksi penjambretan dan begal. Dalam sehari ada dua aksi penjambretan atau begal yang dilaporkan warga.

Aksi begal itu dipergoki warga pada Rabu (22/4/2020) malam di jalan depan Perumahan Bukit Barelang. Kawasan ini sudah sering terjadi aksi penjambretan atau begal. Lampu jalan yang sering mati dan jalanan yang sepi juga sering dimanfaatkan anak-anak untuk balapan liar.

“Pelakunya lari ke hutan bakau, belum ketemu, masih dicari,” ungkap Anang, warga sekitar.

Kejadian tersebut makin menambah deretan aksi kriminalitas di Kecamatan Sei Beduk. Apalagi pada hari yang sama, juga terjadi aksi penjambretan di jalan raya pintu 3 Bidaayu. Korbannya seorang perempuan 27 tahun yang baru pulang dari mengambil uang di ATM SPBU Tanjungpiayu.

Tanpa disadari ia diikuti dua orang jambret yang berboncengan dengan sepeda motor. Di seputaran Pintu 3 Bidaayu, pelaku memepet sepeda motor korban dan berhasil mengambil handphone yang diletakkan di bagasi depan motor.

Korban berusaha mengejar. Namun saat jarak kedua motor sudah dekat, pelaku justru menendang motor korban hingga jatuh dan korban tak sadarkan diri.

“Pelaku menendang motor korban dan korban pun terjatuh,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Seibeduk, Ipda Budi Santosa.

Melihat korban jatuh, pelaku tancap gas melarikan diri ke arah Mukakuning. Sedangkan korban segera dilarikan ke puskesmas terdekat oleh warga. Polisi masih mengejar pelaku penjambretan yang diperkirakan tak jauh dari lokasi kejadian.

Di lokasi kejadian puluhan pengendara dan warga berkerumun. Ada yang mengatakan bahwa pelaku masuk ke dalam parit besar yang ada di sekitar lokasi.

“Nunggu pelakunya keluar, menghilang dia masuk parit,” ungkap Rian, seorang pengendara. (re)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *