Connect with us

Batam

Stand Bazar UMKM Meriahkan MTQ Kelurahan Duriangkang

Published

on

Stand bazar UMKM dari RW 04 memeriahkan gelaran MTQ tingkat Kelurahan Duriangkang, Kecamatan Seibeduk, Kota Batam.
Stand bazar UMKM dari RW 04 memeriahkan gelaran MTQ tingkat Kelurahan Duriangkang, Kecamatan Seibeduk, Kota Batam.

BatamEkbiz.com – Stand bazar yang memamerkan beragam produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut memeriahkan gelaran Musabaqoh Tilawatil Quran atau MTQ tingkat Kelurahan Duriangkang, Kecamatan Seibeduk, Kota Batam. MTQ tersebut berlangsung di Masjid Al-Mujahidin, Perumahan GMP, pada Jumat 14 Januari 2022 malam.

Stand-stand bazar tersebut merupakan persembahan dari RW-RW yang ada di Kelurahan Duriangkang. Seperti RW O4 yang memamerkan berbagai aksesoris hingga kuliner seperti combro kemasan mini.

Ada juga stand bazar RW 01 yang memamerkan replika Alquran dalam ukuran besar. Stand bazar ini merupakan kreasi dari gabungan RT 01, 02, 03, 04, 05, dan 06.

Baca juga: Erick Thohir Kunjungi Batam, Dorong Pengembangan Obat Herbal dan UMKM Berbasis Digital

Gelaran MTQ tingkat Kelurahan Duriangkang berlangsung selama dua hari dan ditutup secara resmi oleh Camat Seibeduk Dwiki Septiawan. Penerima piala bergilir pada MTQ kali ini adalah Masjid Babussalam dari RW 06.

Sementara pembukaan MTQ dilakukan oleh Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad. Ia menyampaikan sejumlah hal pada momentum tersebut.

Amsakar mengajak agar MTQ tidak dipahami sekadar seremonial semata. Namun, dapat dimaknai untuk mengokohkan diri semakin membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Batam Gelar MTQ Tingkat Kelurahan Mulai Januari

“Sebagai Ketua LPTQ Batam, saya sangat bangga dari waktu ke waktu perhatian kita pada Al-Qur’an semakin luar biasa,” ujarnya.

Spirit mendalami agama, memahami kandungan Al-Qur’an sudah sedemikian besar di Batam ditandai setidaknya beberapa hal. Seperti banyaknya TPQ yang kini berjumlah 1.240 TPQ.

Kemudian pondok tahfiz yang kini sudah mencapai 115 pondok. Serta pesantren yang juga banyak yakni sebanyak 37 pesantren.

Baca juga: Sumbar Juara, Kepri Peringkat 5 MTQ Nasional

“Mudah-mudahan keseriusan membaca dan kesungguhan mempelajari Al-Quran membawa Kota Batam yang kita cintai ini, menjadi kota yang diberkahi,” harap dia.

Bukan lagi rahasia umum, Batam di era Rudi dan Amsakar memimpin Batam identik dengan gencarnya pembangunan. Namun tidak sekadar itu, sejatinya, Pemko Batam menggerakkan dua sisi sekaligus, yakni pembangunan infrastruktur dan pembangunan mental spiritual.

“Keduanya dijalankan seiring,” ucapnya. (mad)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *