Connect with us

Hotel & Restoran

Kondisi Hotel Harmoni Batam Menjelang Tutup Akibat Pandemi

Published

on

BatamEkbiz.com – Hotel Harmoni tutup, menyusul beberapa hotel sebelumnya di Kota Batam yang memilih berhenti beroperasi akibat pandemi Covid-19.

Pantauan BatamEkbiz.com pada Kamis, 10 Februari 2022, kondisi Hotel Harmoni yang berada di Jalan Imam Bonjol, Nagoya, Kota Batam terlihat lengang. Nyaris tak ada aktivitas tamu menginap atau kegiatan di hotel yang sudah sekitar 30 tahun beroperasi tersebut.

“Sudah beberapa hari ini sepi Bang, sudah mau tutup,” ungkap seorang karyawan di dekat pintu masuk Hotel Harmoni Batam.

Baca juga: Kamar Mewah Hotel di Pantai Trikora dan Lagoi Diskon Hingga 75 Persen

Ia mengungkapkan, Hotel Harmoni Batam akan menutup permanen operasionalnya pada 13 Februari 2022. Alasan manajemen karena sepinya tamu hotel akibat pandemi Covid-19.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batam, Muhammad Mansyur membenarkan penutupan Harmoni Nagoya Hotel itu .

“Ya, menajemen (Hotel Harmoni Batam) berencana menutup operasionalnya,” katanya kepada media.

Baca juga: Harris Hotel Batam Center Jadi Tempat Karantina Atlet Kepri di PON Papua

Pandemi Covid-19 menjadi faktor utama yang menyebabkan tutupnya hotel bintang lima dan beberapa hotel lainnya di Batam. Meski demikian, juga terdapat faktor lain yang menjadi pertimbangan manajemen untuk berhenti beroperasi.

Pada 1 April 2020, Hotel Harmoni sudah menetup sementara operasionalnya akibat minimnya tamu selama pandemi.

“Penutupan hotel resmi sejak 1 April 2020 hingga wabah (corona) selesai. Mungkin bisa sampai tiga bulan ke depan,” ungkap HRD Hotel Harmoni, Winie.

Fasilitas Hotel Harmoni Batam

Harmoni Hotel Batam adalah hotel dengan 263 kamar di kawasan Nagoya, Kota Batam. Hotel ini berada di pusat bisnis dengan kehidupan malam dan hiburan yang berkembang di sekitarnya, mulai dari pub & bar, serta tempat perbelanjaan.

Hotel yang berdiri awal 90-an dengan nama New Holiday ini memiliki interior yang sederhana namun elegan. Harmoni Hotel Batam menyediakan akomodasi yang nyaman bagi para tamu dengan fasilitas kamar yang mewah. Tersedia juga berbagai gerai makanan dan minuman atau kafe 24 jam, restoran Jepang, klub malam, bar, toko butik, dan penukaran mata uang asing.

Harmoni Hotel juga menawarkan fasilitas banquet tambahan seperti ballroom dan lima ruang pertemuan. Untuk relaksasi, tersedia kolam renang, pusat kebugaran, pijat, sauna, dan perawatan spa.

Baca juga: Doulos Phos Bintan, Hotel Terapung di Kapal Pesiar Kuno

Lokasi hotel berada di kawasan strategis, dekat pusat perbelanjaan Nagoya Hill, Mall Batam City Square (BCS), dan Top 100 Supermart.

Sementara di samping hotel terdapat McDonald’s dan Kentucky Fried Chicken (KFC). Kemudian akses menuju kawasan perbelanjaan, Pub & Bar, serta Masjid Raya Baitussyakur.

Harga Kamar Hotel Harmoni Batam di Traveloka

Harga kamar di Hotel Harmoni Batam masih mengenakan harga khusus di bawah average room rate. Hal tersebut terlihat dalam pemesanan kamar hotel melalui Traveloka.

Harga kamar jenis Deluxe, misalnya, ditawarkan Rp525 ribu per kamar per malam. Harga ini lebih rendah sekitar Rp175 ribu dari harga standar Rp700 ribu.

Sementara untuk kamar jenis Junior Suite ditawarkan Rp725 ribu per kamar per malam. Harga ini lebih rendah sekitar Rp241 ribuan dari harga standar Rp966.667.

Baca juga: 40 Hotel di Tanjungpinang Dapat Hibah Pariwisata

Kemudian kamar jenis Deluxe Triple ditawarkan dengan harga Rp780 ribu. Lebih rendah Rp260 ribu dari harga standar Rp1.040.000.

Sedangkan kamar jenis Deluxe Suite ditawarkan dengan harga Rp835 ribu dari harga standar Rp1.113.333.

Penyebab Tutupnya Hotel di Batam

Merosotnya jumlah tamu menginap ini dirasakan hotel-hotel di Batam sejak merebaknya wabah pandemi Covid-19 dan pelarangan sementara orang asing masuk wilayah Negara Republik Indonesia sejak 2 April 2020.

Tingkat kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman dan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang anjlok. Padahal, Batam merupakan pintu masuk terbesar ketiga wisman ke Indonesia setelah Bali dan Jakarta.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mencatat merosotnya tingkat kunjungan wisman tersebut, terutama terjadi mulai April 2020. Di mana pada April 2020 tingkat kunjungan wisman hanya 1.133, turun 99,27 persen dibanding bulan yang sama tahun 2019 dengan 154.810 kunjungan.

Baca juga: Ondos Hotel Resmi Beroperasi

Kemudian pada Mei 2020, tingkat kunjungan wisman hanya 1.798. Jumlah tersebut turun 98,76 persen dibanding bulan yang sama tahun 2019 dengan 145.447 kunjungan.

Begitu juga Juni 2020, tingkat kunjungan wisman hanya 1.785, turun 98,98 persen dibanding bulan yang sama tahun 2019 dengan 175.001 kunjungan.
Pada Juli 2020, tingkat kunjungan wisman hanya 1.754, turun 98,81 persen dibanding bulan yang sama tahun 2019 dengan 147.690 kunjungan.

Selanjutnya Agustus 2020 tercatat kunjungan wisman 1.505, turun 99,18 persen dibanding bulan yang sama tahun 2019 dengan 183.401 orang.

Baca juga: Hotel Bintang Lima Marriott Hadir di Batam

Kunjungan wisman pada Januari 2021 ke Kepri juga merosot hingga 52,03 persen dibandingkan Desember 2020. Pada Januari tercatat sebanyak 260 kunjungan, sedangkan pada Desember 2020 tercatat 542 kunjungan.

“Sementara itu, jika dibandingkan dengan Januari 2020, terjadi penurunan sebesar 99,88 persen,” catat BPS Provinsi Kepri dalam berita resminya.

Penurunan jumlah kunjungan wisman selama Januari 2021 sebagai turunnya jumlah kunjungan wisman yang berasal dari dua pintu masuk utama yang ada di Provinsi Kepri. Yakni Kabupaten Bintan turun 100 persen dan Kota Batam turun sebesar 44,80 persen.

Baca juga: Hotel dan Restoran di Batam Tutup

“Sedangkan pintu masuk Kabupaten Karimun dan Kota Tanjungpinang tidak terdapat kunjungan wisman,” catat BPS Kepri.

Sementara itu, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang pada Januari 2021 turun 3,00 poin dibanding TPK Desember 2020 sebesar 27,41 persen. Jika dibandingkan dengan Januari tahun sebelumnya dengan 46,49 persen, TPK hotel berbintang di Kepri turun sebesar 22,08 poin.

“Pada bulan Januari 2021, TPK hotel berbintang di Provinsi Kepri lebih rendah 5,94 poin dibanding dengan TPK hotel berbintang secara nasional,” catat BPS.

Daftar Hotel Batam yang Tutup

Sejumlah hotel berbintang di Kota Batam memilih tutup atau berhenti operasi dalam beberapa tahun terakhir.

Dampak penutupan tersebut membuat ribuan orang kehilangan pekerjaan dan menjadi pengangguran baru di Kota Batam.

Berikut sejumlah hotel Batam yang tutup.

1. Goodway Hotel

Goodway Hotel di kawasan Nagoya Batam gulung tikar karena kalah dalam persaingan bisnis perhotelan. Hotel yang beroperasi sejak akhir dekade 90-an dengan nama awal Hotel Mandarin ini tak lagi beroperasi sejak Agustus 2018.

Baca juga: Terseret Kasus Asabri, Hotel Goodway Batam Disita

Bahkan, aset hotel tersebut disita Kejaksaan Agung karena dugaan kasus korupsi yang melibatkan sang pemilik, Benny Tjokro.

2. Hotel Formosa

Hotel Formosa tak lagi beroperasi setelah sang pemilik, Jerry Wang, kabur. Ia meninggalkan Batam dan pulang ke negara asalnya, Taiwan pada Februari 2020 lalu.

Kaburnya sang pemilik tersebut meninggalkan hak-hak karyawan berupa gaji dan pesangan yang belum terbayar. Padahal sekitar 80 persen karyawan sudah lama bekerja di hotel tersebut dan berstatus permanen.

3. Nagoya Plaza

Hotel Nagoya Plaza yang sudah beroperasi di Batam sejak 90-an menutup operasionalnya sejak Maret 2020.

Namun Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam, Rudi Sakyakirti, menyangkal penutupan Hotel Nagoya Plaza akibat pandemi Covid-19. Menurutnya, penghentian operasional hotel tersebut karena kondisi keuangan hotel yang kian terpuruk.

“Ada hal lain yang membuat perusahaan menghentikan operasional. Bukan karena dampak Covid-19,” katanya.

Rudi mengaku telah menerima laporan mengenai persoalan gaji karyawan yang harus dibayarkan perusahaan sejak Maret 2020. Pihaknya bersama perusahaan dan perwakilan serikat sudah membahas persoalan tersebut dalam beberapa pertemuan. (re)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *