Connect with us

Bintan

Jembatan Batam Bintan Masuk Tahap Pembebasan Lahan

Published

on

Jembatan Batam Bintan masuki tahap pembebasan lahan.

BatamEkbiz.com – Progres rencana pembangunan Jembatan Batam Bintan memasuki tahapan pembebasan lahan. Sebanyak 34 bidang tanah di sisi pulau Bintan menjadi target lahan yang akan dibebaskan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPR) Kepri Abu Bakar memaparkan progres pembebasan lahan tersebut. Ia memperkirakan pembebasan lahan untuk Jembatan Batam Bintan akan rampung akhir Maret.

“Pembebasan lahan pada 34 bidang tanah di sisi pulau Bintan kami targetkan selesai akhir Maret ini. Kami memerlukan kerjasama Dinas PU Pemkab Bintan atas posisi tanah,” ujarnya dalam rapat di Tanjungpinang, Senin 21 Maret 2022.

Baca juga: Jembatan Batam-Bintan Perkuat Kerjasama Indonesia dan Singapura

Penjabat (Pj) Sekda Kepri Eko Sumbaryadi memimpin rapat mengenai progres pembangunan jembatan Batam Bintan tersebut. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Utama Lantai 4 Kantor Gubernur Kepri, Dompak.

Eko berharap terjalin koordinasi dengan instansi terkait jika ada kesulitan saat pembebasan lahan. Dengan adanya koordinasi, maka akan mudah mendapatkan jalan penyelesaian.

“Saya minta pihak-pihak yang terlibat di sini memiliki wadah untuk saling berkomunikasi. Sehingga semua pihak langsung mendapatkan informasi secara cepat. Bahkan untuk tanah yang sulit dibebaskan, langsung turunkan tim untuk meninjau dan menyelesaikan permasalahannya,” katanya.

Baca juga: Desain Jembatan Batam-Bintan Harus Berciri Khas Daerah

Rencana pembangunan Jembatan Batam Bintan menarik minat negara asing, salah satunya Korea Selatan. Pemerintah Korea Selatan tertarik mendanai pembangunan jembatan ini dengan skema Kerjasama Badan Usaha dan Pemerintah.

Wakil Menteri PUPR John Wempi Wetipo mengungkapkan ketertarikan Pemerintah Korea Selatan tersebut.

Baca juga: Harris Resort Barelang Batam Tawarkan Pengalaman Liburan Berbeda Dekat Jembatan Barelang

“Meski di tengah Pandemi Covid-19 dan ada beberapa program yang pelaksanaannya bergeser, kami harap kerjasama ini bisa terlaksana dengan baik,” ujarnya dalam keterangan pers.

Wempi juga mengungkapkan bahwa Jembatan Batam Bintan kini sedang dalam tahap studi kelayakan dan pembebasan lahan. Selain itu juga dalam tahap izin lingkungan, penyiapan dokumen lelang, dan penyampaian readiness criteria kepada Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). (re)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *