Connect with us

Kepri

Ketentuan Baru Wisatawan Singapura dan ASEAN Bebas Masuk Kepri

Published

on

Wisatawan Singapura dan ASEAN mendapatkan bebas visa kunjungan atau visa on arrival (VOA) khusus wisata ke Kepri.

BatamEkbiz.com – Wisatawan Singapura dan ASEAN mendapatkan bebas visa kunjungan atau visa on arrival (VOA) khusus wisata ke Kepulauan Riau (Kepri). Kemudahan keimigrasian tersebut berlaku efektif mulai 22 Maret 2022.

Selain Singapura, wisatawan ASEAN yang mendapatkan bebas VOA adalah dari delapan negara. Terdiri dari Brunei Darussalam, Filipina, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Thailand, dan Vietnam.

Kebijakan bebas VOA bagi wisatawan Singapura dan ASEAN ini sejalan dengan semangat Pemerintah. Terutama untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata melalui pariwisata yang berkelanjutan.

Baca juga: Ferry Batam Singapore Bisa Masuk Batam dari Seluruh Pelabuhan Internasional

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Imigrasi, Widodo Ekatjahjana menerbitkan kebijakan bebas VOA itu melalui Surat Edaran Nomor IMI-0533.GR.01.01 Tahun 2022. Edaran ini mengatur kemudahan keimigrasian melalui pembukaan bebas visa kunjungan dan visa kunjungan saat kedatangan (Visa on Arrival/VOA) khusus wisata di Kepri.

Direktur Lalu Lintas Keimigrasian Ditjen Imigrasi Amran Aris menyampaikan VOA hanya untuk wisatawan berstatus permanent resident di Singapura.

“Bebas Visa Kunjungan (BVK) khusus wisata diberikan kepada wisatawan yang berasal dari Singapura dan negara ASEAN yang berstatus permanent resident di Singapura,” katanya.

Daftar Pelabuhan Internasional Pintu Masuk Wisatawan

Imigrasi telah menunjuk pelabuhan internasional di tiga daerah di Provinsi Kepri sebagai Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI). Ketiga daerah itu adalah Kota Batam, Kabupaten Bintan, dan Kota Tanjungpinang.

Berikut Pelabuhan Internasional Tempat Pemeriksaan Imigrasi:

Kota Batam

  • Nongsa Terminal Bahari (Nongsapura).
  • Batam Centre
  • Sekupang
  • Citra Tri Tunas
  • Marina Teluk Senimba

Kabupaten Bintan

  • Bandar Bentan Telani Lagoi
  • Bandar Seri Udana Lobam

Kota Tanjungpinang

  • Sri Bintan Pura

Syarat wisatawan asing masuk Kepri

Wisatawan asing yang masuk ke kawasan Kepri harus menunjukkan dokumen berikut:

  • Paspor kebangsaan yang masih berlaku minimal enam bulan.
  • Tiket kembali atau tiket terusan untuk melanjutkan perjalanan ke negara lain.
  • Bukti kepemilikan asuransi kesehatan.
  • Bukti konfirmasi akomodasi.
  • Permanent Resident Singapura, terkecuali bagi warga negara Singapura.

BVK Khusus wisata diberikan melalui peneraan Tanda Masuk oleh petugas imigrasi. Tanda masuk ini berlaku sebagai Izin Tinggal Kunjungan dengan jangka waktu paling lama 14 hari dan tidak dapat diperpanjang.

Wisatawan asing bisa keluar wilayah Indonesia melalui TPI mana saja, tidak harus melalui Bali atau Kepri.

“Jadi tidak semua wisatawan dari negara ASEAN bisa menggunakan fasilitas Bebas Visa Kunjungan. Hanya yang sudah berstatus permanent resident di Singapura, atau Warga Negara Singapura itu sendiri,” jelas Amran.

Selain Bebas Visa Kunjungan, di Kepri juga berlaku Visa Kunjungan Saat Kedatangan bagi warga Singapura serta wisatawan dari 25 negara yang memiliki permanent resident Singapura.

Daftar 25 negara Bebas Visa Kunjungan Saat Kedatangan

1. Amerika Serikat
2. Arab Saudi
3. Australia
4. Belanda
5. Brunei Darussalam
6. Filipina
7. India
8. Inggris
9. Italia
10. Jepang
11. Jerman
12. Kamboja
13. Kanada
14. Korea Selatan
15. Laos
16. Malaysia
17. Mexico
18. Myanmar
19. Perancis
20. Singapura
21. Spanyol
22. Taiwan
23. Thailand
24. Tiongkok
25. Vietnam

Menurut Amran, tarif VOA Khusus Wisata sebesar Rp500 ribu sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2019. Wisatawan harus menyiapkan paspor yang masih berlaku minimal selama enam bulan. Syarat lainnya adalah tiket kembali atau tiket terusan untuk melanjutkan perjalanan ke negara lain serta dokumen lain yang disyaratkan Satgas Covid-19.

Izin Tinggal yang berasal dari VOA Khusus Wisata adalah Izin Tinggal Kunjungan (ITK). Izin ini diberikan untuk jangka waktu paling lama 30 hari dan dapat diperpanjang paling banyak 1 kali.

Perpanjangan ITK diberikan untuk jangka waktu 30 hari dan dilakukan di kantor imigrasi sesuai wilayah tempat tinggal WNA saat di Indonesia.

“Izin Tinggal Kunjungan dari VOA Khusus Wisata tidak dapat dialihstatuskan”, tambah Amran.

Amran mengimbau agar orang asing maupun pelaku industri pariwisata bersikap kooperatif dengan petugas imigrasi. Pemilik atau pengurus tempat penginapan wajib memberikan keterangan atau data mengenai orang asing yang menginap untuk melancarkan pengawasan orang asing.

“Orang Asing yang terbukti menyalahgunakan izin tinggalnya akan dikenakan sanksi keimigrasian. Begitu pula jika mereka terbukti melakukan pelanggaran protokol kesehatan dan mengganggu ketertiban umum, akan dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku”, katanya.

Dengan ketentuan baru ini, Bebas Visa Kunjungan Khusus Wisata Dalam Rangka Mekanisme Travel Bubble di Kawasan Batam, Bintan, dan Singapura Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. (re)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *