Connect with us

Anambas

66 Jemaah Karimun dan 17 Jemaah Anambas Berangkat Haji Tahun Ini

Published

on

Manasik haji di Kabupaten Karimun

BatamEkbiz.com – Sebanyak 66 jemaah dari Kabupaten Karimun dan 17 jemaah Kabupaten Anambas akan berangkat haji tahun 2022 ini.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama Karimun, Endang Sri Wahyu mengatakan, sebelumnya pemberangkatan haji tertunda karena Covid-19. Jemaah Karimun yang diberangkatkan ke tanah suci adalah jemaah haji tahun 2020 yang tertunda berangkat.

“Jumlah jemaah Karimun yang akan berangkat tahun ini estimasi sementara 66 orang,” ujarnya sebagaimana dilansir laman Kemenag Kepri, Selasa 26 April 2022.

Baca juga: Masa Tunggu Jemaah Haji Kepri 21 Tahun, Daftar Sekarang Berangkat 2043

Terkait kepastian kelompok terbang (kloter) dan tanggal keberangkatan, jelas Endang, pihaknya masih menunggu jadwal dari provinsi.

“Masuk kloter berapa dan berangkat kapan belum terjadwal dari provinsi,” katanya.

Endang menjelaskan bahwa jemaah yang berangkat semuanya berusia di bawah 65 tahun. Mereka juga sudah mendapatkan vaksin dosis tiga dan pemeriksaan kesehatan dari Dinas Kesehatan.

Baca juga: Biaya Haji Naik, Jemaah Haji Tanjungpinang Tunggu Kepastian Keberangkatan

“Insya Allah dalam waktu dekat akan dilaksanakan manasik haji tingkat kabupaten dan kecamatan,” katanya.

Sementara itu di Kabupaten Anambas, berdasarkan hasil verifikasi Siskohat terdapat 17 jemaah yang akan berangkat ke tanah suci tahun ini. Adapun ke-17 jemaah haji tersebut terdiri dari 5 jemaah laki-laki dan 12 jemaah perempuan.

Kepala Seksi PHU Kantor Kementerian Agama Anambas, Muslimin mengungkapkan, 17 jemaah yang berangkat haji tahun ini merupakan jemaah yang tertunda berangkat pada 2020. Jumlah jemaah tunda pada haji 2020 mencapai 32 orang.

Baca juga: Kemenag Usulkan Biaya Haji 2022 Naik Rp45 Juta, Ini Tanggapan DPR

“Pengurangan jemaah haji ini karena adanya pengurangan kuota dari Pemerintah Arab Saudi. Jemaah yang akan berangkat adalah yang telah melakukan pelunasan pada 2020 dan berusia di bawah 65 tahun,” katanya.

Pengurangan kuota jemaah yang berangkat haji tahun ini juga terjadi pada jemaah Kabupaten Bintan. Dari 70 jemaah yang sudah mendaftar haji, hanya 34 orang yang bakal berangkat ke tanah suci.

Baca juga: Jemaah Gagal Berangkat, Begini Status Dana Hajinya

Kantor Kementerian Agama Bintan telah meverifikasi dan data ulang terhadap 33 jemaah haji tersebut. Verifikasi dan data ulang itu untuk memastikan kesiapan para jemaah yang akan berangkat haji.

“Karena kondisi masih pandemi, Pemerintah Arab Saudi mengatur usia jemaah haji yang dapat berangkat tahun ini. Semoga 33 jemaah haji dari Bintan sehat dan dapat melaksanakan seluruh rangkaian haji dengan baik,” kata Kepala Kantor Kemenag Bintan, Erman Zaruddin. (mad)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *