Connect with us

Ekonomi

Natuna Tambah Modal di Bank Riau Kepri Rp52 Miliar

Published

on

RUPS Bank Riau Kepri

BatamEkbiz.com – Pemerintah Kabupaten Natuna menambah modalnya di Bank Riau Kepri sebesar Rp52 miliar. Selain Natuna, daerah lain juga menambahkan modal di antaranya Pemprov Riau dengan Rp120 miliar dan Pemkab Siak Rp15,5 miliar.

“Ada juga dari konsumen amanah BRK yang memasukkan modal mencapai Rp2 miliar. Sedangkan dari Pemko Batam ada, tapi belum disampaikan berapa besarnya,” ungkap Direktur Utama Bank Riau Kepri, Andi Buchari.

Hal itu disampaikan Andi usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) sebagaimana dilansir infopublik, Sabtu 23 April 2022. Dengan penambahan tersebut, persentase kepemilikan saham Pemprov Riau naik dari 38 persen menjadi 43,15 persen.

Baca juga: DPRD Batam Isyaratkan Setujui Penambahan Modal Bank Riau Kepri Hingga Rp300 Miliar

Berdasarkan komposisi sebelumnya, penyertaan saham Pemprov Riau mencapai Rp414 miliar atau sekira 37,93 persen. Kemudian Kabupaten Bengkalis dengan Rp131 miliar atau 11,91 persen dan Kabupaten Kampar Rp105 miliar atau 9,52 persen. Selanjutnya Kabupaten Indragiri Hilir dengan Rp67 miliar atau 6,14 persen dan Kabupaten Meranti Rp60 miliar atau 5,43 persen.

Pemko Batam menyertakan saham Rp50 miliar atau sekira 4,52 persen di Bank Riau Kepri. Batam menempati urutan ke-6 dari 22 lembaga pemilik saham. Melalui perubahan Perda 3/2014, Pemko Batam berniat menambah penyertaan modal hingga Rp100 miliar.

Dalam simulasi, jika Pemko Batam menambah penyertaan modal Rp100 miliar, maka akan menjadi Rp150 miliar atau 11,49 persen. Posisi Pemko Batam dalam penyertaan modal bisa bergeser dari nomor 6 ke nomor 2. Sedangkan nilai deviden yang diperoleh per tahun bisa mencapai sekitar Rp35 miliar dari sebelumnya maksimal Rp12 miliar.

Baca juga: Bank Riau Kepri Syariah Serahkan Bantuan Peralatan Usaha ke 101 UMKM

Sementara Pemprov Kepri hanya menyertakan modal Rp12 miliar atau 2,09 miliar dan menempati posisi 14. Saham terendah milik Koperasi Konsumen Syariah Amanah Riau Kepri dengan Rp5 miliar atau 0,45 persen.

Andi menjelaskan bahwa Bank Riau Kepri telah menyelesaikan RUPS LB dan RUPS tahunan 2021. Hasilnya seluruh pemegang saham menyepakati menerima laporan hasil rapat secara musyawarah mufakat, tanpa voting.

“Alhamdulillah RUPS LB dan RUPS tahunan 2021 telah berjalan dengan baik dan lancar. Hasilnya ada beberapa keputusan strategis, salah satunya Pemprov Riau menambah penyertaan modal Rp120 miliar,” jelasnya. (re)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *