Connect with us

Kepri

Pantai Setumu Tanjungpinang Jadi Lokasi Rukyatul Hilal, Penentuan Awal Syawal dan Idulfitri

Published

on

Pantai Tanjung Setumu Tanjungpinang

BatamEkbiz.com – Pantai Tanjung Setumu di Kota Tanjungpinang menjadi satu-satunya lokasi rukyatul hilal di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Rukyatul hilal ini akan menjadi pertimbangan bagi Kementerian Agama (Kemenag) untuk menentukan awal Syawal atau Idulfitri.

Pantai Tanjung Setumu merupakan salah satu objek wisata yang terletak di Dompak, Kecamatan Bukit Bestari. Kawasan ini sering menjadi lokasi untuk menikmati sunset maupun seafood.

Saat penentuan awal Ramadan 2022, Pantai Tanjung Setumu juga menjadi lokasi rukyatul hilal. Tempatnya strategis dan langsung berhadapan dengan lautan arah barat.

Baca juga: Sidang Isbat 22 Mei, Rukyatul Hilal di Kepri Digelar di Bukit Cermin

Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin menerangkan, Kemenag akan menggelar sidang isbat atau penetapan 1 Syawal pada Minggu, 1 Mei 2022. Sidang isbat mempertimbangkan informasi awal berdasarkan hasil perhitungan secara astronomis (hisab) dan konfirmasi lapangan melalui mekanisme pemantauan (rukyatul) hilal.

“Secara hisab, semua sistem sepakat bahwa ijtimak menjelang Syawal jatuh pada Ahad, 1 Mei 2022 M atau bertepatan dengan 29 Ramadan 1443 H,” ujarnya, Senin 18 April 2022.

Kamaruddin menjelaskan, pada hari rukyat, 29 Ramadan 1443 H, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia sudah di atas ufuk. Selain itu, ketinggian hilal juga di atas kriteria baru MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Singapura) yaitu di atas 3 derajat.

Baca juga: Menag Berharap Puasa Bersama, Awal Ramadan Sudah Berbeda

Kemenag akan menggelar rukyatul hilal pada 99 titik di seluruh Indonesia. Pelaksanaannya oleh Kanwil Kemenag dan Kemenag Kabupaten/Kota, bekerja sama dengan Peradilan Agama dan Ormas Islam serta instansi lain.

“Hasil rukyatul hilal ini selanjutnya akan menjadi bahan pertimbangan Sidang Isbat Awal Syawal 1443 H,” katanya.

Baca juga: Gelper dan Tempat Dugem di Batam Buka Saat Ramadan, Bikin Warga Resah

Sidang isbat awal Syawal 1443 H akan dihadiri sejumlah Duta Besar Negara Sahabat, Komisi VIII DPR RI, dan Mahkamah Agung. Kemudian Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Informasi Geospasial (BIG), dan Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB). Akan hadir juga Planetarium, Pakar Falak dari Ormas-ormas Islam, Lembaga dan instansi terkait, Anggota Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kementerian Agama, dan Pimpinan Organisasi Kemasyarakatan Islam dan Pondok Pesantren.

“Sidang akan berlangsung secara hybrid, yakni daring dan luring. Sebagian peserta hadir di lokasi acara, sebagian mengikuti secara online melalui zoom meeting,” ujar Kamaruddin. (mad)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *