Connect with us

Kepri

Pulau Alang Tiga, Wisata Bahari dengan Menara Suar Muci Belanda

Published

on

BatamEkbiz.com – Dari sekian banyak tempat wisata di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), salah satu yang layak kamu kunjungi adalah Pulau Alang Tiga. Pulau bahari ini berada di Desa Posek, Kecamatan Kepulauan Posek, berbatasan dengan Provinsi Jambi dan Riau.

Wisata bahari ini cukup mempesona dengan bangunan bersejarah berupa Menara Suar Muci peninggalan Belanda. Menara Suar Muci memiliki tinggi sekitar 50 meter, dibangun sejak tahun 1862 dan masih berdiri kokoh hingga sekarang.

Menara ini merupakan salah satu warisan sejarah yang masih terawat hingga kini. Menara yang dibuat pada zaman kolonial Belanda ini sempat diambil alih tentara Jepang. Kemudian diambil alih oleh pemerintah Indonesia pasca-kemerdekaan.

Baca juga: Pelabuhan Sei Tenam Lingga, Sarana Pendukung Wisata Tugu Khatulistiwa

Petugas mefungsikan keberadaan menara yang terbuat dari besi berwarna putih di Pulau Alang Tiga sebagai pusat kendali. Posisi menara menghadap Laut Cina Selatan yang terkenal sangat sibuk dengan lalu lalang kapal. Bangunan menara menjadi satu kesatuan dengan bangunan kantor dan rumah dinas yang juga dibangun pada masa yang sama.

Pulau Alang Tiga merupakan wilayah pelintasan bagi pelayaran kapal-kapal menuju Bangka, Kuala Tungkal Jambi, Inhil, dan Sumatera Utara.

Pulau ini menjadi salah satu tujuan wisata baru bagi pecinta keindahan bahari dan pemancing. Setiap pekannya, banyak pengunjung dari pulau sekitar datang ke tempat wisata ini. Bahkan beberapa pengunjung datang dari Kabupaten Indragiri Hilir atau Tembilahan, daerah di ujung Provinsi Riau.

Baca juga: Air Terjun Sungai Resun, Wisata Alam di Amazon-nya Kepri

Teknisi Menara Suar Muci, Mardani menceritakan, dulunya Belanda memanfaatkan Pulau Alang Tiga sebagai tempat lampu suar. Di tempat ini juga terbangun rumah dinas penjaga.

“Tujuannya untuk membantu lalulintas kapal, baik kapal besar maupun kapal-kapal kecil,” katanya, Rabu 30 Maret 2022.

Selain menyimpan sejarah, Pulau Alang Tiga juga memiliki cagar budaya dan destinasi alam yang menarik. Pasir pantainya bersih dengan batu-batu granit berbagai ukuran dan terumbu karang.

Baca juga: Kunjungi Pulau Penyengat, Sandiaga: Ini Adalah Ikon Pariwisata Halal

Camat Kepulauan Posek, Sutarman mencanangkan Pulau Alang Tiga sebagai salah satu wisata bahari di Lingga. Pihaknya akan mengembangkan potensi wisata tersebut dengan mempermudah akses ke Pulau Alang Tiga.

“Banyak pengunjung dari daerah luar yang menghabiskan waktu ke Pulau Alang Tiga. Ada yang berenang, menyelam, atau memancing,” katanya.

Akses langsung ke Pulau Alang Tiga belum tersedia, harus singgah dahulu di Pulau Posek. Dari sana pengunjung baru melanjutkan perjalanan ke Pulau Alang Tiga dengan kapal kayu atau pompong carteran. (payling)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *