508 Sembako Disalurkan di Sagulung dan Batuaji
Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad menyerahkan paket sembako kepada keluarga penerima manfaat, Sabtu (16/1/2021).

BatamEkbiz.com – Pemko Batam mulai menyalurkan Program Sembako, yang sebelumnya bernama program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Sabtu (16/1/2021). Untuk hari pertama, sebanyak 508 sembako disalurkan untuk masyarakat di Kecamatan Sagulung dan Batuaji.

Di Kecamatan Sagulung, Pemko Batam menyalurkan 300 paket sembako di agen Lancar Langeng. Kemudian di agen Cunting, Tanjunguncang, Batuaji, Pemko Batam menyalurkan 208 sembako kepada keluarga penerima manfaat (KPM).

Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad mengatakan, dalam penyaluran program dari Pemerintah Pusat itu, pihaknya memastikan 6T dapat terlaksana. Adapun, 6T tersebut adalah Tepat Sasaran, Tepat Waktu, Tepat Jumlah, Tepat Nilai, Tepat Kualitas, dan Tepat Administrasi.

“Ini yang harus kita pastikan. Setelah kita tinjau di dua lokasi penyaluran, Program Sembako ini sudah sesuai ketentuan dan rencana,” ujarnya.

Amsakar menyampaikan, untuk seluruh Kota Batam, jumlah penerima Program Sembako tersebut sebanyak 21.293 KPM. Ia berharap jumlah tersebut terus berkurang.

“Kalau jumlahnya berkurang, artinya program yang bertujuan mengatasi kemiskinan ini sudah berhasil,” ujar Amsakar selaku Ketua Pengentasan Kemiskinan Kota Batam.

Untuk nominal bantuan program tersebut senilai Rp200 ribu. Di mana, KPM harus menukar uang tersebut dalam bentuk bahan pokok di 113 e-Warung yang tersebar di Kota Batam. Adapun komoditas bahan pangan program itu meliputi beras, kacang hijau, telur, hingga jeruk.

“Dalam penyaluran ini, kami harus turun melihat bagaimana mekanisme pelaksanaannya. Dan alhamdulillah, kriteria 6T sudah terpenuhi,” kata Amsakar.

Baca juga: 284.223 Paket Sembako Tahap Keempat Dibagi Mulai 29 Juli, Isi Lebih Komplet

Ia berharap, di lokasi lain, penyaluran program tersebut juga lancar. Ia tak ingin masyarakat kesulitan dalam pencairan bantuan tersebut. Ia menegaskan agar petugas di lapangan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Jangan nanti masyarakat sudah jauh-jauh datang tidak bisa menggesek kartunya ketika tiba di e-Warung,” ujarnya. (re)