6 ASN Pemko Batam Covid-19, 29 Karyawan PCI Sembuh

  • Whatsapp
ASN Covid-19
Perkembangan penanganan Covid-19 Kota Batam per 29 Oktober 2020.

Batam, BatamEkbiz.com – Kasus baru positif Covid-19 di Kota Batam bertambah 20 orang, 6 di antaranya aparatur sipil negara (ASN) Pemko Batam. Sedangkan pasien sembuh mencapai 30 orang, 29 di antaranya adalah karyawan PT PCI Batam.

Para ASN Pemko Batam ini terkonfirmasi positif Covid-19 setelah melakukan pemeriksaan swab atau PCR mandiri pada salah satu laboratorium klinik swasta sehubungan dengan keperluan perjalanan. Selain itu juga dikarenakan mengalami keluhan demam, sakit kepala dan sakit perut.

Bacaan Lainnya

“Data ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim Analis Laboratorium BTKL PP dan Analis Laboratorium RSKI Covid-19 Galang berdasarkan hasil temuan kasus baru dan hasil tracing,” sebut Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Batam, Didi Kusmarjadi, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/10/2020).

Sementara itu 30 pasien sembuh setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang. Selain 29 karyawan PT PCI, karyawan sembuh pada hari itu adalah seorang karyawan PT Multicon.

Penambahan ini menjadikan total pasien sembuh di Batam mencapai 2.031 dari 2.748 kasus Covid-19. Sedangkan pasien dalam perawatan 651 orang dan meninggal dunia 66 orang.

Didi menjelaskan, dari hasil penyelidikan epidemiologi terhadap seluruh klaster terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Batam, diperoleh kesimpulan sementara bahwa terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru. Hal ini sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan diberbagai aktivitas sehari-hari.

Baca juga: Sehari 140 Kasus Positif Covid-19 di Batam, Sembuh 32

“Sehingga ini memungkinkan terjadinya pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun impor,” jelasnya.

Ia mengingatkan dan mengimbau kembali guna kemaslahatan bersama masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran pemerintah. Yakni dengan menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, dan tetap di rumah saja.

“Jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup,” pungkasnya. (re)