65 UKM Batam Dapat Sertifikasi Halal Gratis
Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kepri meninjau produk-produk halal para UKM di Batam, Senin (2/11/2020).

Batam, BatamEkbiz.com – Provinsi Kepri mendapatkan kuota sertifikasi halal gratis bagi 200 usaha kecil dan mikro (UKM). Sebanyak 65 di antaranya merupakan kuota untuk UKM Kota Batam.

“Tahun ini jatah kuota Provinsi Kepri sebanyak 200 UKM sertifikasi halal gratis. 65 di antaranya untuk UKM Batam,” kata Panitia Bimbingan Teknis Fasilitasi Bantuan Sertifikasi Halal, Ali Hasan Hasibuan di Kecamatan Batam Kota, Selasa (2/11/2020).

Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kepri mengundang 65 UKM Batam dalam bimbingan teknis tersebut. Mereka sudah mendaftarkan produknya melalui aplikasi SiHalal.

Ali menjelaskan, suatu produk wajib mencantumkan kehalalan produknya. Ia meminta Satgas Halal di kabupaten/kota lebih gencar menyosialisasikan program sertifikasi halal ini.

Baca juga: Produk Halal Beri Kenyamanan dan Keselamatan

Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Kepri, Mahbub Daryanto mengatakan, pemerintah sebagai regulator dalam proses sertifikasi halal. Menurutnya, sertifikat halal yang dimiliki pelaku UKM akan memberi dampak positif terhadap produk yang dipasarkan.

Daya saing produk akan meningkat. Konsumen juga tidak ragu saat membeli, apalagi ketika mengonsumsi.

Karenanya, segera urus sertifikat halal untuk produk yang diproduksi,” katanya.

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Kepri juga berharap dukungan para UKM di Batam terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah. Ia meminta pelaku UKM bisa menyampaikan jika ada kebijakan yang dikeluhkan.

“Jika ada sesuatu yang kurang memuaskan, laporkan kepada kami,” pintanya.

Dalam kesemaptan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Kepri, Mahbub Daryanto membuka secara resmi kegiatan bimbingan teknis. Usai pembukaan, ia melanjutkan kegiatan dengan meninjau produk-produk halal UKM.

Sebelumnya, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJH) mengajak Pelaku usaha kecil dan mikro (UKM) di Provinsi Kepri untuk menerapkan standar halal pada produknya. Sehingga mampu bersaing, bahkan unggul dibanding produk-produk dari negara lain yang banyak membanjiri Kepri.

“Produk halal ini selain memberikan kenyamanan, keamanan, keselamatan, dan kepastian bagi masyarakat dalam mengonsumsi dan menggunakan produk, juga meningkatkan nilai tambah bagi pelaku usaha,” kata Kepala BPJPH, Sukoso, saat memberikan pembinaan kepada 100 pelaku UKM Provinsi Kepri di Aula Razali Jaya STAIN SAR Kepri, Bintan, Senin (19/10/2020). (re)