Batam Tambah 41 Positif Covid-19 dan 22 Sembuh

  • Whatsapp
covid-19 batam
Perkembangan penanganan Covid-19 Kota Batam per 26 Oktober 2020.

Batam, BatamEkbiz.com – Kasus baru positif Covid-19 di Kota Batam bertambah 41 orang dan sembuh 22 orang, Senin (26/10/2020). Penambahan itu menjadikan total kasus Covid-19 mencapai 2.633 kasus, 1.956 di antaranya sembuh, 611 dalam perawatan, dan 66 meninggal dunia.

“Data ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim Analis Laboratorium BTKL PP dan Analis Laboratorium RSKI Covid-19 Galang berdasarkan hasil temuan kasus baru dan hasil tracing,” sebut Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Batam, Didi Kusmarjadi, dalam keterangan tertulisnya.

Bacaan Lainnya

Di antara 41 kasus baru itu adalah dua ASN Pemko Batam berinisial Ny. S (51) dan Tn. RA (38). Ny. S merupakan perempuan terkonfirmasi kasus nomor 2.607. Warga Perumahan Baloi Harapan 2, Bengkong Indah, Bengkong ini mengalami keluhan sakit kepala. Kemudian dada terasa sesak dan memiliki riwayat penyakit stroke dan hipertensi terkontrol.

Sementara itu Tn. RA merupakan laki-laki terkonfirmasi kasus nomor 2.623. Warga Perumahan Tiban II Patam Lestari, Sekupang ini merupakan kontak erat dengan kasus nomor 2.301. Keluhannya demam, batuk dan nyeri tenggorokan.

Sedangkan di antara 22 pasien sembuh itu adalah Guru SMPN 26 Batam berinisial Ny. NPO (29). Pasien terkonfirmasi kasus nomor 2.122 ini beralamat di Pemda II, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji.

Didi menjelaskan, dari hasil penyelidikan epidemiologi diperoleh kesimpulan sementara bahwa terlihat kembali kenaikan kasus baru. Hal ini sehubungan penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan.

Baca juga: Sehari 140 Kasus Positif Covid-19 di Batam, Sembuh 32

“Sehingga ini memungkinkan terjadinya pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun impor,” jelasnya.

Ia mengingatkan dan mengimbau kembali guna kemaslahatan bersama masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran pemerintah. Yakni dengan menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, dan tetap di rumah saja.

“Jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup,” pungkasnya. (re)