Batam Usulkan UMK 2021 Naik Rp20.651

  • Whatsapp
UMK Batam
Karyawan PT Excelitas di Kawasan Industri Batamindo, Mukakuning, Batam, menggelar unjuk rasa di depan perusahaan, Rabu (7/10/2020).

Batam, BatamEkbiz.com – Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengusulkan Upah Minimum Kota (UMK) 2021 Kota Batam naik 0,5 persen atau Rp20.651. Pemko menilai angka ini adil bagi buruh yang ingin UMK naik dan pengusaha minta UMK tetap.

Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Batam, Syamsul Bahrum mengatakan, hanya Batam dan Tanjungpinang yang mengusulkan kenaikan UMK di Kepri. Namun meski ada usulan dari Pemko Batam, semua keputusan ada di Gubernur Kepri.

Bacaan Lainnya

“Semua ada di tangan Gubernur dan sudah kita kirim usulan untuk Batam,” katanya, Selasa (17/11/2020).

Syamsul mengaku, usulan tersebut sudah mempertimbangkan dua pihak, baik pengusaha dan pekerja. Ia mengaku dalam membahas upah Batam, para pengusaha ingin UMK Batam tetap atau sama dengan UMK 2020 sebesar Rp4.130.279 sesuai surat edaran Kemenaker.

“Sementara buruh inginnya naik menjadi Rp4.265.339 sesuai PP 78/2015,” katanya.

Baca juga: Sambut Seruan Nasional, Buruh Batam Siap Mogok Kerja

Untuk itu, Pemko Batam kemudian mengambil keputusan yang bisa mengakomodir kedua pihak. Namun lagi-lagi semua keputusan ada di tingkat provinsi. Ia berharap Gubernur Kepri dapat menerima usulan tersebut dan tidak memberatkan semua pihak.

“Kalau mendapatkan persetujuan, UMK Batam 2021 naik jadi Rp4.150.930,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Batam, Rudi Sakyakirti mengaku sudah menyampaikan usulan tersebut dan dalam tahap pembahasan di tingkat provinsi. Ia mengaku bahwa Pemko Batam sebatas mengusulkan dan semua ditetapkan di tingkat Provinsi.

“Dua hari terakhir ini belum sampai membahas upah. Seluruh rekomendasi sudah masuk, hanya dua kota yang berbeda dengan yang lain. Kita berharap dewan pengupahan selesai hari ini karena penetapan UMK paling akhir 20 November nanti dengan SK Gubernur,” katanya. (re)